Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Bersyukur (2)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Agustus 2015 09:01 9:01 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Agustus 2015 09:01
Bagikan
Bagikan

SYUKUR berkaitan dengan nikmat dan penyebab penambahannya. Umar bin Abdul Aziz berkata, “Ikatlah nikmat Allah dengan cara mensyukurinya-Nya.”

Ibnu Abu Dunya menyebutkan perkataan Ali bin Abi Thalib, bahwa beliau pernah berkata kepada seorang laki-laki dari Hamadzan, “Sesungguhnya nikmat itu berhubungan dengan syukur dan syukur berhubungan dengan tambahan nikmat. Tambahan nikmat dari Allah tidak akan terputus selama hamba tidak putus dari bersyukur.”

Al Hasan berkata, “Perbanyaklah mengingat dan menyebut nikmat Allah, sesungguhnya mengingat nikmat itu adalah bentuk syukur. Allah telah memerintahkan Nabi-Nya untuk menyebutkan nikmat yang diberikan dalam ayat,

“Dan terhadap nikmat Tuhanmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).” (Adh-Dhuha: 11)

Sesungguhnya Allah suka melihat bekas nikmat yang diberikan pada hamba-Nya. Itulah syukur dengan mengatakannya melalui kata-kata. Abu Al Mughirah ditanya tentang keadaannya pada waktu pagi. Pertanyaan tersebut ia jawab, “Kita menyambut pagi dengan limpahan nikmat, dan enggan mensyukurinya. Allah mencintai kita padahal Allah tidak membutuhkan kita. Kita menjauh dari Allah padahal kita sangat bergantung kepada-Nya.”

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Syuraih berkata, “Setiap musibah yang menimpa seorang hamba akan diikuti dengan tiga nikmat dari Allah, yaitu nikmat yang tidak ada, nikmat yang lebih besar dari yang ada, dan nikmat yang seharusnya ada dan telah ada.”

Yunus bin Ubaid berkata, “Seorang laki-laki berkata pada Abu Ghanimah, ‘Bagaimana kabar Anda pagi ini? la menjawab, ‘Kami mendapati subuh dan berada di antara dua nikmat yang tidak kami ketahui mana yang lebih baik antara dosa yang ditutup oleh Allah sehingga tak ada yang mampu mencela kami dengan aib itu, dan antara kasih sayang yang Allah turunkan di hati para hamba yang sebenarnya tak bisa dicapai dengan amalan kami’.”

Allah berfirman,

“…Nanti kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang mereka tidak ketahui.” (Al Qalam: 44)

Tentang ayat di atas Sufyan menjelaskan, “Allah melimpahkan nikmat kepada mereka dan mereka tidak bersyukur. Setiapkali mereka berbuat dosa, Allah memberi mereka sebuah nikmat.”

Seorang laki-laki datang dan bertanya pada Abu Hazim, “Bagaimana mata bersyukur?” la menjawab, “Jika engkau melihat sesuatu yang baik, engkau membicarakannya dan jika engkau melihat sesuatu yang buruk, engkau menutupinya.”

Orang itu bertanya Iagi, “Bagaimana telinga bersyukur?” la menjawab, “Bila engkau mendengar sesuatu yang baik, engkau memperhatikannya dan bila engkau mendengar keburukan, engkau menghindarinya.”

Orang itu bertanya lagi, “Bagaimana tangan bersyukur?” la menjawab, “Engkau tidak mengambil apa yang bukan menjadi hakmu dan engkau tidak menahan hak Allah yang ada pada kedua tangan itu.”

Orang itu bertanya lagi, bagaimana perut bersyukur?” la menjawab, “Bagian bawahnya diisi dengan makanan dan bagian atasnya dengan ilmu.”

Orang itu bertanya lagi, “Bagaimana syukur kemaluan?” la lalu membaca firman Allah,

“Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.” (Al Mu’ minuun: 5-7).

Kemudian orang itu bertanya pula, “Bagaimana kaki bersyukur?” la menjawab, “Jika ia tahu tentang orang shalih, ia berbuat meniru mereka dalam amal kebaikan.”

Barangsiapa bersyukur dengan perkataannya saja dan tidak bersyukur dengan seluruh anggota tubuhnya, ibarat seorang yang mempunyai pakaian. la memegang pinggir pakaian itu tetapi tidak memakainya. Maka tidaklah berguna menghadapi cuaca panas, dingin, salju, atau hujan.

Seorang ulama menulis surat untuk seorang saudaranya, “Kita telah menerima banyak nikmat ketika kita banyak bermaksiat pada Allah. Manakah yang kita akan syukuri? Apakah kebaikan yang dimudahkan atau keburukan yang ditutupi.”*

Dari buku Mendidik & Membersihkan Jiwa Menurut Ulama Salaf karya Ibnu Eajab, Ibnu Qayyim, dan Imam Al Ghazali.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bersyukurmengingat Allah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tukang Pungut Sampah Naik Haji, Tabung Uang dari 500 Rupiah Selama Delapan Tahun
Tulisan selanjutnya Hadapi MEA, LPPOM MUI Kepri Urun Rembuk dengan BPOM dan YLKB

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?