Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

30 Pendeta Minnesota Cabuli Anak-Anak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Desember 2013 07:13 7:13 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Desember 2013 07:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Uskup agung St Paul dan Mineapolis mengungkap ke publik 30 orang pendeta Katolik yang melakukan pencabulan terhadap anak-anak di negara bagian Minnesota.

Dilansir Russia Today Jumat (6/12/2013), Associated Press melaporkan bahwa keuskupan memiliki bukti-bukti kuat tentang kejahatan seksual terhadap anak-anak oleh puluhan pendeta Katolik itu.

Daftar tersebut juga mencakup identitas 4 pendeta pembantu, meskipun bukti kejahatan mereka masih harus diselidiki kembali.

Kejahatan seksual terhadap anak-anak di bawah umur oleh puluhan pendeta tersebut, kasusnya ada yang terjadi pada tahun 1950-an. Meskipun tidak memerinci kejahatan seksual yang dilakukan, daftar hitam para pendeta bejat itu memuat nama, lokasi dan nama paroki tempat mereka bertugas.

“Ini adalah sebuah tragedi yang menimbulkan derita tak tertahankan para korban, keluarga mereka, paroki dan gereja,” kata Uskup Agung John Neinstedt dalam tulisannya di situs online keuskupan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Neinstedt meminta maaf dan menegaskan bahwa gereja berkomitmen agar kejahatan seksual di gereja oleh para rohaniwan terhadap anak-anak tidak terulang lagi.

Neinstedt menegaskan, daftar nama rohaniwan Katolik pelaku kejahatan seksual itu masih akan bertambah di kemudian hari.

“Pengungkapan hari ini tidak dimaksudkan sebagai yang terakhir,” tulisnya.

“Kami sekarang ini masih melakukan kajian komprehensif atas file-file para rohaniwan dan daftar itu akan diperbarui seiring dengan pengumuman tambahan,” imbuhnya.

Meskipun Neinstedt sudah menampilkan nama para rohaniwan bejat itu, para kritikus berpendapat gereja sangat lamban menanggapi kasus-kasus pencabulan sebelum pengadilan hari Senin (2/12/2013) memerintahkan agar nama pelakunya dipublikasikan.

Salah seorang pengacara korban, Jeff Anderson, kepada Reuters mengatakan bahwa masih banyak informasi yang harus diungkapkan oleh gereja soal kejahatan seksual para rohaniwan ke publik.

Anderson mengatakan, gereja baru bertindak setelah ditekan oleh pengadilan dan para korban.

“Informasi sebenarnya yang lengkap tentang para pelaku belum semua dikeluarkan,” kata Anderson.

Sedangkan para korban, di antaranya Jim Keenan, mengatakan dalam konferensi pers hari Kamis bahwa langkah mengumumkan daftar nama pelaku itu baik. Tetapi itu hanyalah sebuah langkah kecil yang baru diambil oleh gereja.

Vatikan, sebagaimana disampaikan Uskup Agung Boston Sean O’Malley, akan membentuk komisi perlindungan anak dari kejahatan seksual rohaniwan di lingkungan gereja Katolik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Buruh Fast Food Amerika Mogok Lagi
Tulisan selanjutnya Bahas Gaji dan Pengurus, Dokter Independen dan Pro-Mursy Tengkar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?