Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Buruh Fast Food Amerika Mogok Lagi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Desember 2013 06:14 6:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Desember 2013 06:14
Bagikan
Pekerja McDonald's di Amerika berunjuk rasa menuntut pembayaran gaji dan upah lembur yang dicurangi.
Bagikan

Hidayatullah.com—Para pekerja di restoran-restoran cepat saji di seluruh Amerika Serikat kembali melakukan mogok massal 24 jam guna memprotes upah minimum, Kamis (5/12/2013).

Aksi meninggalkan tempat kerja dilakukan di berbagai wilayah seperti New York, Chicago, Washington DC, Detroit-Michigan, Raleigh-North Carolina, dan Pittsburgh-Pennsylvania.

Serikat buruh menginginkan upah minimum federal (nasional) $15 perjam. Upah sekarang $7,25 tidak naik sejak tahun 2009.

“Saya ditendang keluar dari sekolah karena tidak bisa membayar iuran,” kata Shaquena Davis kepada BBC. “Saya tinggal berlima di sebuah apartemen berkamar satu,” kata buruh di Brooklyn, New York itu.

Kachelle Krump, 23, buruh Buger King di daerah yang sama mengaku kerja 16-20 jam sepekan dan dia butuh lembur karena putrinya yang berusia 7 tahun perlu biaya. Tetapi manajemen tidak membantunya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Burger King, menurut Krump, sebenarnya mampu membayar upah buruh lebih layak.

“Itu perusahaan milyaran dolar, tetapi hanya memberikan sedikit.” ujarnya.

Di Detroit sekitar 50 orang pagi-pagi sudah mengerubungi sebuah restoran cepat saji McDonald’s. Meskipun demikian, rumah makan itu masih tetap beroperasi.

Sekitar 40 buruh berunjuk rasa di sebuah kedai Burger King di Atlanta.

The Guardian melaporkan, Kamis pukul 6.15 pagi ratusan orang berkumpul di depan sebuah kedai McDonald’s di Chicago. Tidak peduli dengan suhu dingin yang mengigilkan tubuh, mereka berteriak-teriak minta upah $15 perjam, meskipun upah di Chicago $8,25, di atas upah minimum nasional.

Sementara di depan sebuah gerai farmasi Walgreens di Chicago sekitar 200 orang menyemut sejak pukul 9.45. “Kami tidak bisa bertahan hidup dengan $8,25,” teriak mereka.

“Walgreens, Walgreens, kamu tak bisa bersembunyi. Kami dapat melihat sisi serakahmu,” teriak para buruh.

Tidak jelas sampai kapan aksi mogok buruh itu akan digelar. Bulan Agustus lalu, akibat buruh mogok sebagian restoran cepat saji di seluruh Amerika terpaksa tutup.

Restoran cepat saji merupakan lapangan pekerjaan paruh waktu andalan bagi kebanyakan warga Amerika.

Upah minimum Amerika Serikat saat ini, ketiga terendah di antara 34 negara anggota Organisasi untuk Kerjasama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelecehan seksual Vatikan Gereja Vatikan Bentuk Komisi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual di Gereja
Tulisan selanjutnya 30 Pendeta Minnesota Cabuli Anak-Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?