Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dua Pesawat AS Ditembak Jatuh di Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Juni 2003 08:00 8:00 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Juni 2003 08:00
Bagikan
Bagikan

Kamis (12/06/2003) kemarin, sebuah helikopter AS ditembak jatuh oleh para pejuang Iraq. Di tempat lain, sejumlah serdadu AS juga tewas dalam bentrok senjata yang berlangsung tengah malam antara komplotan agresor AS dengan kelompok bersenjata Irak.

Kedua insiden itu menunjukkan terjadi peningkatan gelombang serangan terhadap komplotan penjajah AS di Iraq.

“Satu helikopter Apache AH-64 jelas telah ditembak jatuh oleh serangan musuh di Irak Barat. Tapi pasukan darat koalisi mampu menyelamatkan dua awaknya yang tanpa cedera dengan cepat.

Mereka juga mampu mengamankan lokasi tempat jatuhnya pesawat,” demikian keterangan Sentral Komando AS di Iraq yang dikutip Agence-France Presse (AFP).

“Dua helikopter tambahan ikut membantu mengamankan pasukan non-regular AS di sekitar lokasi jatuhnya pesawat,” ujar Sentral Komando AS di Iraq dalam suatu pernyataan resmi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Seorang serdadu koalisi mengalami cedera ringan,” jelas Sentral Komando AS.

Sementara itu juru bicara pasukan koalisi pimpinan AS mengatakan, bahwa sejumlah serdadu mereka tewas dalam bentrokan senjata yang terjadi tengah malam.

“Semalam ada sejumlah pasukan AS yang tewas dalam kontak senjata dengan pejuang Iraq di kawasan Barat Iraq,” ujar si juru bicara. Ia menolak untuk menjelaskan isi briefing oleh Kepala Pasukan Darat, Letnan Jenderal David Mackieman, Kamis sore kemarin.

“Suatu serangan pasukan Koalisi dilangsungkan Rabu (11/6/2003) 150 kilometer sebelah Barat Daya Baghdad. Ini merupakan bagian dari upaya pasukan Koalisi menghancurkak kelompok loyalis Baath, satuan para militer, serta elemen-elemen yang melakukan tindakan subversif,” ujarnya.

“Serangan pada kamp pelatihan terorisme berlangsung kira-kira pukul 01:45 waktu Baghdad. Serangan itu dilakukan lewat serangan udara yang terkoordinasi baik.”

BBC memberitakan, bahwa tentara Amerika Serikat terlibat dalam pertempuran sengit selama serangan terhadap apa yang mereka sebut “kamp” teroris di utara Baghdad.

Sedikitnya 70 warga Iraq tewas dalam serangan tersebut, kata juru bicara militer Amerika Serikat. Serangan dimulai dengan gempuran dari udara Kamis dinihari (12/06/03), dan dilaporkan dilanjutkan dengan pertempuran sengit di lapangan.

Pejabat Amerika yang sekarang menjalankan roda pemerintahan di Iraq, Paul Bremer mempersalahkan berlanjutnya serangan terhadap pasukan Amerika Serikat ini, dilakukan oleh anggota Partai Baath.

Serangan terjadi di sebuah kamp 150 kilometer utara Baghdad dilancarkan terhadap anggota Partai Baath, anggota bekas Pengawal Republik, dan elemen subversif lainnya, kata sumber militer Amerika Serikat.

“Pertempuran berlangsung sengit. Mereka sangat terlatih dan bersenjata lengkap, dan memang tampaknya siap untuk bertempur,” kata Kepala Staf Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, Jenderal Richard Myers.

Dia mengatakan dinas intelejen Amerika Serikat sedang mengkaji bukti-bukti apakah ada pejuang asing di kamp tersebut.

Dua pesawat jatuh

Hari Kamis (12/06/03), dua pesawat Amerika Serikat jatuh di atas Iraq. Sebuah helikopter Apache ditembak oleh warga Irak dari darat – ini untuk pertama kalinya sebuah pesawat Amerika ditembak jatuh dalam dua bulan terakhir. Dan sebuah pesawat pembom F-16 jatuh dalam insiden terpisah. Sebabnya masih dicari.

Dalam dua peristiwa ini, seluruh awak tidak mengalami luka-luka. Militer Amerika Serikat tidak secara khusus menghubungkan jatuhnya Apache dengan serangan terhadap kamp teroris.

Bersamaan dengan itu, sebuah jaringan pipa minyak utama dari ladang minyak Iraq di Utara ke Turki terbakar.

Insiden in terjadi 225 kilometer di utara Baghdad, dekat Bhaji, daerah yang masuk wilayah Tikrit, daerah kelahiran Saddam Hussein dan juga pusat kekuasaannya.

Sumber-sumber setempat mengatakan serangan itu adalah tindakan sabotage, namun sumber militer Amerika Serikat mengatakan tentara sedang menyelidiki kebakaran yang mereka perkirakan adalah bocoran gas. (bbc/iol/m3/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zionis Buldozer Rumah Warga Cacat Palestina
Tulisan selanjutnya Israel Tawarkan Mundur Sebagian Dari Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?