Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Sering Gunakan Komputer, Kemampuan Menulis dan Berhitung Pelajar Australia Rendah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 September 2015 21:25 9:25 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 September 2015 21:25
Bagikan
kartun australia
pelajar Austarlia
Bagikan

Hidayatullah.com–Penggunaan komputer di sekolah-sekolah ditengarai menjadi penyebab menurunnya kemampuan membaca dan berhitung pelajar Australia.

Demikian kesimpulan dari laporan terbaru lembaga kerjasama dan pembangunan ekonomi (OECD)Australia, Denmark, Belanda dan Norwegia memiliki integrasi IT di sekolah paling baik di dunia. Laporan OECD terbaru mencatat Australia, Denmark, Belanda dan Norwegia sebagai negara yang paling sukses mengintegrasikan teknologi informasi ke sekolah-sekolah di negaranya, demikian kutip Radio ABC.

Namun demikian OECD menyimpulkan pencapaian itu tidak serta merta meningkatkan kemampuan baca tulis siswa.

Trevor Cobbold, penasehat dari Lembaga Save our Schools yang mempromosikan kesetaraan pendidikan di Australia mengaku tidak terkejut dengan temuan ini.

“Laporan ini sepertinya menilai Australia terlalu berlebihan dalam menginvestasikan anggaran pada komputer dan IT di sekolah baik dalam arti keuangan maupun pembangunan ruang kelas,” kata Cobbold.

Baca Juga

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah
Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor
Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat
Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya
Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti

Dalam laporannya OECD menemukan 94 persen pelajar Australia menggunakan komputer di sekolah, kedua setelah Norwegia dan Australia tercatat yang tertinggi dalam hal ketersediaan komputer bagi para pelajarnya – secara kasar boleh dibilang satu banding satu.

Cobbold mengatakan laporan ini menunjukan tingkat penggunaan internet di sekolah di Australia setiap harinya juga tercatat yang paling tinggi menurut OECD,”

“Pelajar di Australia rata-rata menghabiskan waktu satu jam untuk menggunakan internet di sekolah, namun demikian hasil dari ujian internasional menunjukan kalau penggunaan internet itu tidak berpengaruh banyak pada prestasi siswa,”

“Kemampuan pelajar Australia di mata pelajaran membaca, matematika dan sains terus menurun selama satu dekade terakhir, dan tingkat pencapaian prestasi antara murid yang beruntung dan kurang beruntung meningkat atau tetap sama tidak mengalami perubahan selama lebih dari satu dekade,”

Pemerintahan Rudd dan Gillard menggelontorkan program kebijakan Revolusi Digital di Sektor Pendidikan yang bertujuan memastikan setiap siswa di kelas 9 dan 12 memiliki komputer.

Cobbold mengatakan laporan OECD ini menunjukan kebijakan tersebut mungkin telah disalahartikan.

“Menurut saya salah satu hal yang terjadi adalah orang baik dari lingkaran pendidikan maupun di luar melihat teknologi sebagai pengganti yang baik untuk pengajaran, padahal faktanya teknologi tidak bisa menggantikan proses pengajaran yang baik,”

Namun demikian laporan ini juga mencatat sejumlah kabar baik bagi pelajar Australia.

Dengan menganalisis hasil tes internasional dikalangan siswa berusia 15 tahun, OECD menemukan pelajar Australia ternyata memiliki tingkat kemahiran digital yang cukup signifikan diatas rata-rata, khususnya kemampuan menjelajah di situs internet. Mereka juga lebih mampu melakukan pencarian, mengevaluasi kegunaan informasi, dan menilai kredibilitas sumber online.

Profesor Johanna Wyn dari Fakultas Pendidikan Universitas Melbourne mengatakan ini merupakan hasil pencapaian yang menggembirakan.

“Ini merupakan keuntungan yang benar-benar besar karena ada begitu banyak informasi, pengetahuan dan kesempatan berkomunikasi yang tersedia di luar sana (internet).”

Salah satu temuan utama dari laporan OECD menyebutkan sekolah memiliki PR untuk lebih baik dalam mengintegrasikan IT kedalam pelajaran.

“Diperlukan lebih banyak perhatian untuk menjelaskan bagaimana penggunaan teknologi informasi di sekolah-sekolah pada umumnya,” katanya.

“Teknologi canggih dapat menggantikan pengajaran yang kurang jadi jika sekolah tidak menggunakan pengajaran yang memungkinkan mereka menggunakan ruang digital secara efektif, maka pelajar tidak akan bisa mengambil manfaat dari kesempata menggunakan ruang digital.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:berprestasidigitalkomputersiswa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketika Codot Menyambar [1]
Tulisan selanjutnya Ketika Codot Menyambar [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

vape covid
Iptekes

Otoritas Kesehatan Prancis Peringatkan Risiko Vape Bagi Kesehatan

13 Februari 2026 20:11
Iptekes

Satu dari Tiga Orang Belanda Tidak Sadar Dirinya Diabetes

12 Februari 2026 18:16
BeritaIptekes

WHO: Kasus di India dan Bangladesh Risiko Penyebaran Virus Nipah Rendah

12 Februari 2026 15:28
Iptekes

WHO: Daging Olahan Termasuk Sosis dan Bacon Masuk Karsinogen Pemiku Kanker

11 Februari 2026 21:09
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?