Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pria Australia Ancam Tubrukkan Pesawat ke Masjid

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Juni 2003 08:35 8:35 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Juni 2003 08:35
Bagikan
Bagikan

–Kevin Edward Kyle (52), seorang pria asal Australia yang saudaranya telah menjadi korban dalam tragedi WTC, berencana akan menubrukkan pesawat Qantas ke sebuah masjid.

Rencana Kyle ini terungkap dalam suatu sidang pengadilan, Jumat (20/6/2003).

Nasib baik, Kyle, akhirnya luput dari jerat hukuman penjara. Namun perilakunya akan terus diawasi dan ia diperintahkan untuk melakukan tugas pelayanan masyarakat selama 180 jam setelah dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Daerah Brisbane karena mengeluarkan ancaman dengan kekerasan.

Pengadilan mendakwa Kyle yang telah enam kali melontarkan ancaman serupa serta pernah ditangkap karena melanggar aturan batas konsumsi alkohol, menelpon imam masjid Holland Park di bagian selatan Brisbane pada 16 September 2002 dan menyampaikan ancaman tersebut.

Jaksa menyebutkan, Kyle pada saat itu mengatakan kepada imam masjid: “Orang-orang anda telah menubrukkan pesawat ke sejumlah bangunan dan kami akan melakukan hal yang sama.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejumlah kelas belajar di masjid tersebut terpaksa diliburkan selama seminggu setelah mendengar ancaman pria Australia itu.

Kyle, kelahiran Selandia Baru, dan bermukim di daerah pinggiran Brisbane, Redcliffe, mengaku saudara laki-lakinya tewas dalam peristiwa serangan ke WTC New York, 11 September 2001.

Namun Kyle, di luar ruang sidang pengadilan mengatakan kepada wartawan: “Saya tidak pernah membenci Muslim.”

Hakim Neil McLauchlan mengatakan bahwa aksi Kyle itu telah menimbulkan ancaman serius bagi masyarakat Muslim setempat. [Ant/gtr]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Berencana Menyerang Suriah
Tulisan selanjutnya Tokoh Islam Aljazair Mahfuz Nahnah Meninggal Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jadi Kepala Biro Politik, Khalil Al-Hayya Umumkan 6 Prioritas Hamas

Berita
23 Juli 2026 14:30
Indonesia dan Australia Resmikan Kemitraan KITA SEHAT untuk Perkuat Sistem Kesehatan Nasional
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
KUII VIII Siapkan Rekomendasi Strategis untuk Pemerintah dan Penguatan Peran Umat Islam
PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran

Terbaru

  • MUI Siapkan Fatwa ZIS untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rentan
  • Fenomena “Ustaz AI”, MUI Serukan Jihad Digital di KUII VIII
  • MUI Gandeng 16 LAZ, Perkuat Sinergi Program Zakat untuk Pemberdayaan Umat
  • Pakar Hukum Tata Negara UGM Soroti Lemahnya Sistem Peradilan, MUI Didorong Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik
  • MUI dan UI Teken MoU Pengembangan AI dan Data Science di KUII VIII
  • Wantim MUI Serukan Empat Agenda Strategis Umat Menuju Indonesia Emas 2045
  • KUII VIII Bahas Naskah Akademik dan RUU Terkait LGBT, Akan Diserahkan ke Presiden dan DPR
  • Ahmad Muzani: Persatuan Umat Islam Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Bangsa
  • Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah
  • Krisis Identitas Berawal dari Cara Berpikir, Keluarga jadi Benteng Terakhir Peradaban

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?