Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di Tengah Perang, Masih Ada TKW Ilegal Dikirim ke Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Oktober 2015 08:49 8:49 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Oktober 2015 09:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Di tengah situasi keamanan yang tidak menentu di Suriah, tenaga kerja wanita asal Indonesia masih dimasukkan ke negara tersebut secara ilegal.

“Ada sejumlah TKW yang secara ilegal tetap dikirim ke Suriah. Kami khawatir sekali karena dalam kondisi dilanda konflik seperti sekarang ini masih ada TKW yang masuk ke Suriah,” kata AM Sidqi, pejabat di KBRI di Damaskus, Mohamad Susilo, hari Rabu (07/10/2015) dikutip BBC.

Sidqi mengatakan pihaknya sulit mencegah masuknya TKW ilegal ini karena titik awalnya bermula dari Indonesia.

“Yang bisa kami lakukan adalah mendesak pemerintah Suriah agar tak menerima TKW dari Indonesia,” jelasnya.

Suriah dilanda konflik pada 2011 ketika muncul gerakan perlawanan terhadap Presiden Bassar al-Assad.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemulangan WNI

Konflik berubah menjadi perang saudara dan peta kekuatan di lapangan menjadi makin kompleks dengan keterlibatan kelompok yang menamakan ISIS, koalisi negara-negara Barat pimpinan Amerika Serikat dan belakangan Rusia mengirim bantuan militer untuk membantu Rezim Bashar al Assad.

Seiring dengan makin seriusnya gangguan keamanan dan stabilitas, terhitung sejak akhir 2011 pemerintah Indonesia menerapkan moratorium pengiriman tenaga kerja ke Suriah, yang kemudian diubah menjadi penghentian secara permanen.

TKW yang berada di Suriah diminta masuk ke pusat-pusat perlindungan, baik di ibu kota Damaskus maupun di kota-kota lain, untuk kemudian dipulangkan ke Indonesia.

Sidqi mengatakan sejak 2011 pemerintah Indonesia telah memulangkan setidaknya 11.800 orang, sebagian besar adalah pekerja domestik.

“Kami sudah berusaha untuk menghentikan masuknya tenaga kerja ilegal ini, namun tetap saja ada cara-cara gelap untuk menyelundupkan tenaga kerja Indonesia ke Suriah,” kata Sidqi.

Sebelum ini, Kuasa Usaha Ad-Interim (KUAI) Kepala Perwakilan RI di Damaskus, Didi Wahyudi, mengatakan, pasca keamanan Suriah yang memburuk, Pemerintah Republik Indonesia telah melakukan moratorium pengiriman tenaga kerja, dan menghentikan permanen, serta merepatriasi terhadap seluruh WNI di Suriah.

Pemerintah menetapkan, TKW/penata laksana rumah tangga (PLRT) yang masuk setelah masa moratorium sejak September 2011 ke Suriah, merupakan korban dari perdagangan orang (Tindak Pidana Perdagangan Orang/TPPO).

Yang dipulangkan diharap tidak kembali lagi ke Suriah yang sedang dilanda perang.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:suriahtenaga kerja IndonesiaTKITKW
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dr. Aam Amiruddin Bicara Isu Seputar Musibah Mina [2]
Tulisan selanjutnya Rusia Luncurkan 26 Rudal ke Target Suriah dari Laut Kaspia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?