Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Protes Anti-Pemerintah Pecah di Bahrain

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Maret 2011 17:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Massa, yang jumlahnya diperkirakan mencapai 100.000 orang berkumpul di Manama, pusat protes, hari Jumat, demikian dilaporkan Al Jazeera Online.

Mereka kemudian berbaris menuju Bundaran Mutiara, untuk menuntut lengsernya pemerintah.

Pada saat yang sama, pengunjuk rasa juga berkumpul di luar markas besar televisi pemerintah Bahrain di Madinat Isa, 15 km sebelah selatan ibukota.

Demonstrasi besar-besaran yang menyerukan reformasi politik  datang sehari setelah bentrokan sektarian antara kelompok Sunni dan Syi’ah.

Demonstran di Madinat Isa kelompok  Syi’ah meneriakkan slogan-slogan menentang dominasi Sunni di negara itu. Kelompok Syi’a dalam aksinya juga meminta porsi lebih banyak dalam berbagai bidang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya akan mempertimbangkan setiap serangan terhadap siapa pun di negara ini sebagai sebuah serangan terhadap aku,” ujar Ali Salman, pemimpin kubu oposisi Syi’ah, Asosiasi Kesepakatan Nasional Islam (INAA), kepada ribuan demonstran yang tengah berbaris di Manama.

Demonstran hari Jumat ini  merupakan aksi terbesar sejak aksi protes anti-pemerintah meletus di wilayah Teluk Persia hampir tiga pekan lalu.

Menurut surat kabar lokal, Al-Ayam, polisi turun tangan dengan menggunakan gas air mata. Dua orang terluka dalam bentrokan.

Khalil Abdul Jalil, seorang pemimpin senior oposisi Syi’ah, mengatakan hari Kamis bahwa mereka siap untuk menerima tawaran keluarga yang berkuasa untuk berdialog.

“Kami akan berbicara dengan putra mahkota, tapi kami tidak akan duduk bersama untuk mengobrol dengan santai, tetapi untuk dialog yang bermakna saja,” kata Khalil.

Khalil mengatakan tidak ada tanggal yang ditetapkan untuk melakukan perundingan, yang akan diselenggarakan dengan Putra Mahkota, Salman bin Hamad al Khalifa. Enam kelompok oposisi dikabarkan tengah mengatur dialog, yang telah diterima oleh sang pangeran, demikian ditegaskan pihak pemerintah dikutip Al Jazeera.

Pangeran Salman bin Hamad Al Khalifa juga dikabarkan telah memerintahkan tentara dan kendaraan lapis baja untuk mundur.

Sebelumnya, kelompok oposisi menolak dialog dan menyatakan bahwa dinasti Sunni al-Khalifa, yang telah memerintah Bahrain selama hampir dua abad harus diakhiri.

Mereaksi protes massa yang menuntut pergantian rezim, Raja Bahrain Hamad bin Isa al-Khalifa telah menawarkan serangkaian konsesi selama sepekan terakhir, termasuk pembebasan tahanan politik, reshuffle kabinet dan pengurangan biaya bulanan perumahan warga sebesar 25 persen. *

Foto: ajz

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiga Tahun Setelah Kemelut Kartun Muslim Denmark
Tulisan selanjutnya Erekat: Perunding Palestina Orang Pribumi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?