Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemerintah Baru Kanada Menghentikan Perkara Hukum Larangan Cadar Saat Seremoni Kewarganegaraan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 November 2015 08:09 8:09 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 November 2015 07:54
Bagikan
Poster memprotes PM Kanada Stephen Harper soal larangan niqab.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah baru Kanada, yang liberal, telah menghentikan perkara hukum yang berusaha meminta legalisasi dari pengadilan untuk mengharuskan cadar atau penutup muka wanita Muslim dicopot saat seremoni kewarganegaraan.

Pemerintah konservatif pimpinan Stephen Harper telah mengajukan banding ke Mahkamah Agung Kanada untuk mengukuhkan larangan cadar dalam seremoni kewarganegaraan itu.

Namun, dalam kampanye pemilihan umum 2015 lalu, masalah tersebut diperdebatkan. Harper dituding berusaha memanfaatkan isu tersebut untuk menimbulkan rasa ketakutan di masyarakat Kanada terhadap Muslim.

Politisi muda liberal Justin Trudeau, yang kemudian terpilih sebagai perdana menteri baru menggantikan Harper, dalam kampanyenya menentang gugatan hukum tersebut.

Aplikasi resmi pengadilan untuk perkara banding itu telah dihentikan, kata para pejabat, menurut laporan Canadian Press yang dilansir BBC Selasa (17/11/2015).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Keberagaman Kanada adalah termasuk kekuatan yang terbesar, dan (politisi) Liberal memastikan bahwa (proses) kewarganegaraan yang sukses itu berlanjut menjadi bagian dari keluarga Kanada,” kata Menteri Kehakiman Jody-Wilson Raybould dan Menteri Imigrasi John McCallum dalam sebuah pernyataan.

Zunera Ishaq, seorang wanita Muslim kelahiran Pakistan, menggugat peraturan buatan pemerintah Konservatif Kanada yang melarang niqab (cadar) dipakai oleh orang yang mengucapkan janji dalam seremoni untuk menjadi warganegara baru Kanada. Dan wanita itu memenangkan gugatannya.

Saat menjabat sebagai perdana menteri, Stephen Harper, mengundang kemarahan banyak orang setelah dia berjanji akan membuka saluran telepon khusus kepolisian yang dapat dipergunakan warga untuk melaporkan “praktek-praktek budaya barbar (biadab)”. Hal itu dikemukakan Harper setelah terlibat dalam perdebatan soal niqab.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengurus Masjid di Banda Aceh Dilatih Kuasai Media Siber
Tulisan selanjutnya Waliijah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Terbaru

  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?