Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

AS akan Bebaskan Mata-Mata Israel dari Penjara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 November 2015 14:43 2:43 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 November 2015 14:42
Bagikan
Unju rasa pembebasan Pollard
Bagikan

Hidayatullahl.com–PM Israel Benjamin Netanyahu telah meminta Amerika untuk mengizinkan Jonathan Pollard (61 tahun), mantan analis di Angkatan Laut AS, segera pindah ke Israel.

Mata-mata Israel Jonathan Pollard dijadwalkan dibebaskan dari penjara Amerika hari Jumat, tetapi ia belum bisa mendapatkan keinginannya pindah ke Israel.

Pollard, usia 61 tahun, mantan analis sipil Investigative Service Angkatan Laut Amerika, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tahun 1987 setelah mengaku bersalah menjual informasi rahasia kepada Israel.

Pollard, divonis hukuman penjara seumur hidup karena mengirimkan dokumen-dokumen rahasia AS ke Israel antara Mei 1984 dan Nopember 1985, saat ia ditangkap.

Tahun 1995 Pollard diberikan kewarganegaraan Israel oleh pemerintah Zionis. Tiga tahu kemudian, dia diakui secara resmi sebagai agen yang bekerja untuk negara Yahudi itu, yang berupaya membebaskan dan membawanya ke Israel.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Ia diperkirakan menetap di daerah New York sambil menjalani pembebasan bersyarat setidaknya lima tahun ke depan. Ia akan dilarang pergi ke luar negeri, termasuk ke Israel, tanpa izin, demikian dikutip Voice of America.

Departemen Kehakiman dan pengacara Pollard sejauh ini sama-sama menolak membahas rincian pembebasan bersyaratnya.

Koran pro-pemerintah, Israel Hayom, hari Kamis (19/11) melaporkan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta Amerika mengizinkan Pollard segera pindah ke Israel. Pollard telah diberi kewarganegaraan Israel ketika mendekam dalam penjara.

Dua anggota Kongres New York, Eliot Engel dan Jerrold Nadler, juga telah menulis kepada Jaksa Agung Amerika Loretta Lynch. Menurut mereka, Pollard seharusnya diizinkan melepas kewarganegaraan Amerika-nya dan beremigrasi ke Israel.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmerikaisraelJonathan Pollardmata-mata
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya World Zakat Forum akan Luncurkan Standar Internasional Manajemen Zakat
Tulisan selanjutnya Sinergi Ulama-Cendekiawan Menuru ‘NKRI Bersyariah’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?