Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

Mayoritas Paling Menderita kasus Terorisme adalah Negara Muslim [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 November 2015 09:05 9:05 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 November 2015 09:05
Bagikan
Korban serangan terorisme Israel di Gaza [ilustrasi]
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

Barat ikut Sibuk

Sayangnya, semua angka-angka ini tidak ikut memasukkan ‘State Terorism’ (Terorisme yang dilakukan Negara). Seperti invasi Amerika Serikat (AS) dan sekutunya terhadap Negara Afghanistan tahun 2001 dalam Operation Enduring Freedom yang diklaim mencapai  lebih dari  dari 50.000 orang (15.000-20.000 milisi Taliban dan 25.000-30.000 warga sipil)

Termasuk invasi Amerika Serikat dan sekutunya di Iraq. Data Iraq Body Count (IBC) jugkorban invasi Amerika Serikat (AS) dan sekutunya pada serangan ke Iraq tahun 2003 mengorbankan sekitar 13,500–45,000 warga sipil.

Ini belum termasuk jutaan korban teror penjajah Israel di Palestina semenjak dimulainya pendudukan tahun 1948. Juga penjajahan negara-negara Eropa di negeri Muslim seperti dilakukan Prancis dan Inggris di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga

Abu Ubaidah Peringatan Setahun Perang Gaza
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”
Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

Menariknya, meski yang banyak menjadi korban terorisme itu umat Islam, yang merasa paling sibuk membasmi terorisme justru Negara-negara Barat dan Eropa.

Atas nama ‘Perang Melawan Teror’, tahun 2001, Presiden AS George W. Bush pertama  kali meluncurkan proram Global War on Terrorism/GWOT, sebuah kampanye perang melawan terorisme.

Namun faktanya, justru AS dan negera-negara besar inilah yang dinilai menjadi biang kerok instabiltas sosial-politik-ekonomi dan kemanan di berbagai belahan dunia Islam.

Karena itu, Michel Chossudovsky, Profesor Ekonomi (Emeritus) pada Universitas Ottawa, Direktur dari the Centre for Research on Globalization (CRG), Montreal dan penulis bukunya The Globalization of Poverty and The New World Order (2003) dan America’s War on Terrorism (2005) pernah menulis di www.globalresearch.ca bahwa sesungguhnya ancaman nyata terhadap keamanan global justru berasal dari aliansi Amerika Serikat-NATO-Israel.

Profesor linguistik di Massachuset

Insitute Technology (MIT), Dr. William Chomsky dalam bukunya Pirates and Emperor: International Terrorism in the Real World, yang telah diterjemahkan oleh Mizan dengan judul Maling Teriak Maling; Amerika Sang Teroris?

Menurut Chomsky, Amerika telah menjadi penguasa tukang kontrol kehidupan masyarakat dunia. Bahkan, lebih dari itu, dengan standar ganda yang digunakan dalam berbagai kasus, Amerika telah menjadi“’kekuatan teroris utama’, ujar Chomsky.*

 

 

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerikadunia IslamisraelMuslimterorismeterorisme Negara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prof. Dr. KH. Maman Abdurrahman: Tranformasi Jihad Harus Diutamakan
Tulisan selanjutnya Persis Punya Kewajiban Moral dan Konstitusional Jaga NKRI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Ragam

“Cracka”: Remaja Peretas CIA dan Bela Palestina

11 Agustus 2025 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?