Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hakim Panggil Putra Erdogan karena Tidak Menghadiri Persidangan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Desember 2015 18:38 6:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 November 2015 16:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hakim banding di Mahkamah Agung Erkan Ozkaya, yang mengawasi penyelidikan atas hakim dan jaksa yang terlibat dalam penyelidikan kasus-kasus korupsi di lingkaran dalam Presiden Recep Tayyip Erdogan, telah mengeluarkan surat perintah untuk putra Erdogan, Bilal, setelah dia tidak muncul di persidangan pada 2 November lalu.

Dilansir Today Zaman Jumat (27/11/2015), jaksa Muammer Akkas dan hakim Suleyman Karacol dicopot dari jabatannya setelah mereka ikut ambil bagian dalam penyelidikan kasus korupsi besar yang mencuat ke publik pada 17 Desember 2013. Mereka menjadi target serangkaian tindakan pemerintah (ketika itu Erdogan masih menjabat perdana menteri) yang menyingkirkan siapa saja pejabat dan staf bidang kehakiman yang melakukan penyelidikan terhadap kasus korupsi di lingkaran dalam Erdogan.

Karacol dan Akkas ditangkap pada bulan September dan penyelidikan kemudian dilakukan atas keduanya. Mereka dihadapkan ke meja hijau dengan tuduhan melakukan tindakan buruk.

Bilal Erdogan dalam kasus kedua penegak hukum itu bertindak sebagai pendakwa (bukan terdakwa, red), orang yang melaporkan Karacol dan Akkas. Hakim pengeluarkan surat perintah agar Bilal Erdogan menghadiri persidangan kasus tersebut di kemudian hari.

Akkas, dalam penyelidikan kasus korupsi di lingkaran dalam Erdogan, bertindak sebagai jaksa memerintahkan penangkapan atas sejumlah tersangka, termasuk tokoh-tokoh dan pengusaha yang memiliki hubungan dengan pemerintah pimpinan Erdogan ketika itu. Akan tetapi, Departemen Kepolisian Istanbul –yang melihat banyak petingginya bakalan terseret kasus korupsi itu– menolak untuk menjalankan perintah penangkapan yang dikeluarkan Akkas.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Orang-orang yang akan ditangkap berdasarkan perintah kejaksaan itu antara lain Bilal Erdogan, pengusaha Mehmet Cengiz, Mustafa Latif Topbas, serta Yasin Al-Qadi –seorang pengusaha Arab Saudi yang masuk dalam daftar teroris Departemen Keuangan Amerika Serikat.

Tidak lama setelah Akkas mengeluarkan surat penangkapan itu, dia, Karacol dan sejumlah jaksa yang terlibat dalam penyelidikan kasus korupsi di lingkaran dalam Erdogan, diberhentikan dari tugasnya, kemudian ditangkapi dengan beragam tuduhan mulai dari tidak melaksanakan tugas dengan baik hingga tuduhan berusaha mendongkel pemerintahan Turki yang sah.

Penyelidikan kasus korupsi di lingkaran dalam Erdogan itu pula yang menyebabkan hubungan mesra Erdogan dengan tokoh Muslim Turki, Fethullah Gulen, menjadi getir. Erdogan menuding tuduhan korupsi atas putranya dan orang-orang di sekelilingnya dibuat dan dikarang oleh para pengikut Gulen.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UNICEF: AIDS Penyebab Kematian Banyak Remaja Afrika
Tulisan selanjutnya Di Antara Kebaikan Meninggalkan Hal Tak Berfaedah (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?