Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

415 Juta Orang di Seluruh Dunia Mengidap Diabetes

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 3 Desember 2015 21:08 9:08 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 3 Desember 2015 21:06
Bagikan
Penyakit diabetes lebih banyak disebabkan oleh obesitas.
Bagikan

Hidayatullah.com–Diperkirakan ada 415 juta orang di seluruh dunia mengidap diabetes pada 2015. Profesor Nam Cho, ketua komite Federasi Diabetes International (IDF) Atlas Diabetes mengatakan, prevalansi diabetes tipe 1 dan tipe 2 semakin meningkat di seluruh dunia.

“Kendati penyebab pasti diabetes tipe 1 saat ini tidak diketahui, tren pola makan tidak sehat dan aktivitas fisik yang berkurang berkontribusi terhadap gaya hidup tak sehat yang meningkatkan risiko diabetesa tipe 2,” katanya.

Menurut data, angka tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 642 juta pada tahun 2040. Para ahli mengatakan, sekitar 75 persen pengidap diabetes berada di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Saat ini Singapura, seperti dilaporkan CNN, Kamis (3/12/2015), menduduki posisi kedua negara dengan prevalansi pengidap diabetes tertinggi di seluruh dunia. Hampir sekitar 10,5 persen penduduk Negeri Merlion tersebut berperang melawan diabetes.

Sementara posisi pertama ditempati oleh Amerika Serikat. AS memiliki prevalansi diabetes tertinggi di antara semua negara maju di seluruh dunia, berdasarkan data IDF. Dilaporkan oleh organisasi kesehatan internasional tersebut, hampir 11 persen warga AS berusia antara 20 dan 79 tahun mengidap diabetes, yaitu sekitar 30 juta orang dewasa di seluruh AS.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Jumlah penderita diabetes tersebut menjadi masalah besar di AS. Para ahli mengatakan, tingginya jumlah pengidap diabetes di AS sebagian besar adalah pengidap diabetes tipe 2. Kondisi tersebut berhubungan erat dengan obesitas.

Petra Wilson, CEO IDF, meminta pemerintah melakukan tindakan, termasuk memberlakukan pajak pada makanan dan minuman tidak sehat untuk mengekang tingginya angka obesitas.

“Ketika tingkat diabetes tipe 2 meningkat di seluruh dunia, kita perlu tindakan pencegahan,” kata Wilson.

IDF meminta pemerintah setiap negara mencari jalan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, menerapkan kebijakan fiskal pada makanan tidak sehat, dan menggunakan pendapatan yang terkumpul untuk mencegah dan mengelola semua jenis diabetes.

Di peringkat ketiga adalah Malta dengan sekitar sepuluh persen dari populasi negara, didagnosis mengidap diabetes.

Sementara pada kategori lain, Lithuania adalah negara maju dengan prevalansi diabetes terendah, hanya 4 persen. Inggris dan Irlandia, keduanya hampir 4,5 persen, dan Australia (5 persen), juga masuk dalam kategori sepuluh negara berkembang dengan prevalansi diabetes terendah.

Selain Singapura, di Asia, China dan India memiliki total pengidap diabetes tertinggi, yakni 110 juta orang di China dan 69 juta di India.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:diabetesobesitas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kendaraan Kotor Akan Dikenai Denda di Nanjing
Tulisan selanjutnya Rompi ala Pelaku Bom Bunuh Diri Bikin Panik Istanbul

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?