Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rusia Hentikan Pembangunan Pembangkit Nuklir Pertama Turki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Desember 2015 10:20 10:20 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Desember 2015 09:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Rosatom telah menghentikan pekerjaan pembangunan pembangkit nuklir pertama di Turki, kata para pejabat energi Turki hari Rabu (9/12/2015), menyusul ketegangan Ankara-Moskow setelah penembakan jatuh pesawat tempur Rusia oleh Turki.

Meskipun demikian, Rosatom –perusahaan milik negara Rusia– belum menghentikan kontrak penggarapan proyek senilai $20 miliar itu dan enggan melakukannya karena ada klausul kompensasi dalam jumlah besar, kata para pejabat Turki. Turki sedang mempertimbangkan calon-calon potensial yang dapat menggantikan Rosatom menggarap proyek itu, kata mereka kepada Reuters seperti dilansir Today’s Zaman.

Kemungkinan pembatalan proyek itu sepertinya tidak akan menimbulkan dampak langsung terhadap pasokan energi Turki, sebab pembangkit nuklir itu tidak direncakan untuk aktif sebelum tahun 2022. Selain itu, proyek tersebut sudah mengalami penundaan dikarenakan hambatan regulasi dan kesulitan finansial di pihak Moskow.

Bertekad untuk memangkas hampir seluruh ketergantungan energinya dari luar negeri, Turki tahun 2013 menggandeng Rosatom untuk membangun reaktor nuklir berkekuatan 1.200 megawatt.

“Menyusul penembakan jatuh pesawat tempur Rusia, proyek itu terpuruk ke dalam ketidakpastian yang masif,” kata seorang pejabat energi Turki. “Rusia sudah menginvestasikan $3,5 miliar dalam proyek tersebut.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ada klausul-klausul dalam kontrak Akkuyu yang menyebutkan kompensasi dalam jumlah besar, jika terjadi pemutusan kontrak sepihak. Itu mengapa Rusia tidak mengambil langkah tersebut saat ini,” kata pejabat Turki itu, tanpa menjelaskan berapa kompensasi yang harus dibayar Moskow jika membatalkan kontraknya.

Hari Rabu kemarin, Rosatom menolak memberikan komentar, sementara sumber di perusahaan proyek Akkuyu mengatakan tidak tahu jika ada penghentian penggarapan proyek itu.

Akkuyu menjadi “korban” teranyar dari hubungan pahit Ankara-Moskow menyusul penembakan jatuh pesawat Rusia oleh Turki. Pekan lalu, Rusia mengatakan telah menghentikan pekerjaan persiapan dalam proyek jalur pipa TurkStream.

Para pejabat energi Turki mengatakan, jika Rusia menarik diri maka ada kandidat-kandidat lain. “Ada beberapa negara terkemuka yang berminat pada proyek ini,” kata seorang pejabat energi Turki lainnya. “Turki juga sudah memiliki rencana pembangunan pembangkit nuklir yang ketiga. Pastinya situasi politik ini menimbulkan kesulitan bagi Rusia yang membangunnya.”

Pada tahun 2013 pemerintah Turki memilih konsorsium Jepang-Prancis untuk membangun pembangkit nuklir kedua, yang diperkirakan nilainya mencapai $22 miliar.

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Turki Numan Kultumus menekankan bahwa Turki tidak tergantung pada Rusia dalam proyek pembangkit nuklirnya.

“Kami perlu untuk mengatakan dengan jelas bahwa kami tidak tergantung pada satu pintu dalam urusan ini, Turki bukanlah tahanan dari teknologi sebuah negara dalam soal pembangkit nulirnya,” kata Kultumus kepada kantor berita Anadolu seperti dilansir Hurriyet Rabu (9/12/2015).

“Kami tahu ada banyak negara, banyak perusahaan yang siap menanggapi permintaan Turki.”

“Saya tidak yakin bahwa Rusia akan dengan mudah melepaskan Akkuyu,” imbuh Kultumus.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dituduh Mengkultuskan al-Attas
Tulisan selanjutnya Dinilai Anti Islam, Perusahaan di Timur Tengah Berhenti Jual Produk Donald Trump

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?