Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mantan Sekjen PBB Boutros Ghali Meninggal Dunia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Februari 2016 08:58 8:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Februari 2016 08:54
Bagikan
Sekjen PBB Boutros Ghali (kanan) bersama pemimpin Palestina Yasser Arafat.
Bagikan

Hidayatullah.com—Diplomat Mesir mantan sekretaris jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Boutros Boutros Ghali menghembuskan nafas terakhirnya di sebuah rumah sakit di Giza pada hari Selasa (16/2/2016) di usia 94 tahun.

Ghali menduduki jabatan tertinggi di PBB dari tahun 1992 hingga 1996 sebagai sekretaris jenderal pertama asal Afrika dan Arab.

Ghali berasal dari keluarga yang memiliki kiprah panjang di dunia diplomatik. Kakeknya, Boutrous Ghali, pernah menjabat sebagai menteri keuangan, menteri luar negeri dan perdana menteri pada tahun 1908 sampai hari pembunuhannya di tahun 1910.

Ghali mengikuti jejak kakeknya meniti karir diplomatik. Dia pernah menjabat sebagai menteri luar negeri dari tahun 1977 sampai 1991.

Dia juga menjadi anggota parlemen pada tahun 1987 dan pengurus Partai Nasional Demokrat dari tahun 1980.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dari tahun 2003 sampai 2012, Ghali menjabat direktur di Dewan Nasional HAM Mesir.

Selain dikenal sebagai diplomat, Ghali juga populer sebagai penulis lebih dari enam buku, yang kebanyakan membahas politik internasional dan proses perdamaian di Timur Tengah.

Bukunya “Egypt’s Book to Jerusalem” dianggap sebagai salah satu buku terpenting yang memaparkan secara terperinci soal perundingan Camp David antara Mesir dan Israel, dengan detail yang sebelumnya tidak diketahui publik. Ghali merupakan pejabat sementara menteri luar negeri pada tahun 1977 dan kepala tim negosiasi Mesir dalam perundingan Camp David.

Pada tahun 1966, Ghali mendirikan dan memimpin majalah “The International Politics”, media cetak triwulanan berbahasa Arabdari Al-Ahram Institution.

Beberapa hari sebelum wafat, Ghali dirawat di rumah sakit karena patah kaki.

Tidak lama setelah kabar kepergiannya terdengar, Presiden Abdul Fattah Al-Sisi menyampaikan pernyataan resmi belasungkawa atas kepergian diplomat ternama Mesir itu.

“Mendiang Ghali memberikan sejumlah konstribusi dalam hukum internasional, HAM dan bidang sosial berikut pembangunan ekonomi, di samping perannya dalam perundingan Camp David yang berkontribusi pada kembalinya wilayah Sinai kita tercinta ke pangkuan Mesir,” kata Al-Sisi seperti dikutip Ahram Online.

Ghali, seorang penganut Koptik Orthodoks, meninggalkan seorang istri bernama Leia Maria Ghali Nadler.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketika Antar Jemput Anak Sekolah Sejumlah Wali Murid di Inggris Mengkonsumsi Ganja
Tulisan selanjutnya Jajak Pendapat: Rakyat Turki Tak Percaya Sistem Peradilan, Yakin AKP dan Erdogan Ikut Campur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?