Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Empat Ciri Calon Penghuni Surga

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Februari 2016 09:08 9:08 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Februari 2016 09:08
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

SURGA adalah tempat terindah yang diidamkan oleh setiap orang beriman. Di dalamnya terdapat berbagai kenikmatan dan kenyamanan yang belum pernah dirasakan manusia selama hidup di dunia.

Allah berfirman:

أصحاب الجنة يومئذ خير مستقرا وأحسن مقيلا

“Penghuni-penghuni surga pada hari itu paling baik tempat tinggalnya dan paling indah tempat istirahatnya.” (QS Al-Furqan [25]: 24).

Sebagai hadiah spesial, surga tentu tak bisa dimasuki oleh setiap orang begitu saja. Ia punya kriteria dan syarat khusus untuk bisa menikmatinya. Setidaknya bekal yang dibutuhkan dianggap cukup oleh Allah untuk mendapat izin masuk ke dalam surga.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Allah berfirman:

وأزلفت الجنة للمتقين غير بعيد ، هذا ما توعدون لكل أواب حفيظ ، من خشي الرحمن بالغيب وجاء بقلب منيب

“Dan didekatkanlah surga itu kepada orang-orang yang bertakwa pada tempat yang tidak jauh dari mereka. Inilah yang dijanjikan kepadamu, (yaitu) kepada setiap hamba yang selalu kembali (kepada Allah) lagi memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya). (Yaitu) orang yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sedang Dia tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertaubat.” (QS. Qaf [50]: 31-33).

Ibn al-Qayyim al-Jauziyah dalam Kitab Al-Fawaaid menjelaskan empat ciri calon penghuni surga. Sebagai janji dari Allah untuk mendekatkan surga kepada orang-orang bertakwa dengan ciri-ciri tersebut.

Berikut empat ciri calon penghuni surga tersebut:

Pertama, Awwab. Yaitu orang yang kembali kepada Allah dari kemaksiatan. Dalam makna lain disebutkan, pulang kepada dzikrullah setelah melalaikan-Nya.

Ubaid ibn Umair menjelaskan, awwab adalah yang mengingat dosa-dosanya lalu beristighfar dan bertobat. Sedang Imam Mujahid mengatakan awwab adalah orang yang mengenang kesalahannya saat sendirian, ia memohon maghfirah kepada Allah.

Melakukan kesalahan adalah keniscayaan bagi manusia. Tapi hal itu bukan alasan untuk tenggelam dalam kesalahan atau dosa tanpa perbaikan. Dengan memperbanyak istighfar, seorang hamba bisa terhindar dari memikul beban yang berat dan selalu menemukan jalan keluar dari setiap permasalahan.

Allah berfirman:

Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui.” (QS. Al-Imran [3]: 135).

Kedua, Hafidz (Memelihara aturan-aturan Allah). Ibn Abbas mengatakan bahwa maksud dari “memelihara semua peraturan Allah” ialah memelihara apa-apa yang diamanatkan oleh Allah kepadanya dan apa-apa yang difardhukan atasnya.

Qatadah berucap, memelihara semua peraturan Allah adalah memelihara semua hak dan nikmat Allah padanya. Nafsu itu memiliki dua kekuatan. Kekuatan untuk menuntut dan kekuatan untuk menahan.

Seorang awwab menggunakan kekuatan untuk menuntut tersebut dalam mendorong dirinya kembali ke jalan Allah. Sedangkan kekuatan untuk menahan itu dipakai untuk menghindari berbagai kemaksiatan dan larangan Allah.

Ibarat sebuah tanaman, ketika keimanan tersebut dibiarkan begitu saja dan tak dipelihara maka perlahan pohon keyakinan itu menjadi layu. Sebaliknya,  jika keimanan tersebut disiram, diberi pupuk dan dipelihara dengan baik, niscaya keyakinan itu tumbuh subur dan dapat dipetik hasilnya.

Terlebih karena secara mendasar, keimanan itu bersifat fluktuatif. Kadang ia mendaki naik namun tak sedikit iman itu terpelanting jatuh hingga nyaris berada di bibir jurang yang dalam. Olehnya, memupuk keimanan kita dengan amal shaleh adalah keniscayaan bagi seorang Muslim.

Ketiga, khasyyah. Secara bahasa khasyyah adalah takut. Khasyyah adalah rasa takut seorang hamba yang disebabkan ilmu yang dimilikinya terhadap hal yang ditakuti.

Semakin besar rasa khasyyah, kian besar rasa cinta seorang hamba kepada Allah. Dengan rasa tersebut, seorang hamba melakukan semua amalan yang diperintahkan demi menunjukkan cintanya kepada Allah.

Sebagaimana, rasa khasyyah dapat meminimalisasi perbuatan maksiat seorang hamba. Karena ia merasa bahwa Allah ada di mana-mana dan mengawasi tingkah lakunya sehingga dia takut untuk melakukan perbuatan maksiat.

Keempat, Hati yang inabah. Ibn Abbas mengatakan, maksudnya ialah datang dengan hati yang kembali kepada Allah dari kemaksiatan. Karena hakikat inabah adalah menghadapnya qalbu kepada ketaatan kepada Allah.

Inabah merupakan inti dari ibadah yang agung. Allah mensifati para Nabi serta hamba yang beriman dengan sifat inabah ini. Allah berfirman:

“Dan sungguh, Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian dia bertobat.” (QS. Shad [38]: 34).

Lebih jauh Ibn al-Qayyim menambahkan, inabah adalah kembali menggapai ridha Allah dengan disertai taubat serta mengikhlaskan niat. Inabah merupakan pintu kebahagiaan untuk memperoleh hidayah dari Allah.

Demikian empat ciri calon penghuni surga yang terangkum dalam al-Qur’an. Semoga menjadi motivasi bagi setiap Muslim untuk memilikinya sekaligus menjadi jalan menuju pintu surga yang dijanjikan Allah. Amin.*/Arsyis Musyahadah, pengajar STISHID Balikpapan

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hidayahImankebahagiaansurga
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Suami Gugat Istri ke Pengadilan karena Menghina Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Tulisan selanjutnya Televisi dan Naturalisasi Penyimpangan Seksual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?