Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Bacalah Atas Nama Tuhanmu (2)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 April 2016 20:22 8:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 April 2016 20:22
Bagikan
Alam raya ciptaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala/ilustrasi.
Bagikan

BERARTI bila kita hendak melakukan kegiatan membaca dan berpikir dengan atas nama Allah Ta’ala, maka haruslah kita melakukannya dengan didasari oleh pikiran yang sehat dan lurus, didasari oleh hati yang bersih, dan juga didasari oleh jiwa pengabdian dan niat suci atas nama kebenaran dan kebaikan. Demikianlah hendaknya kita lakukan di dalam kehidupan kita sehari-hari, dan hal seperti itu memang harus kita lakukan karena kita telah mengaku mengimani bahwa Allah Maha Esa, Maha Suci, Maha Benar dan Maha Baik.

Saudaraku, mari kita sadari betul bahwa kita ber-Tuhankan kepada Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang, yang berarti segala kegiatan dan perilaku kita hendaknya selalu didasari oleh rasa kasih sayang, dan kegiatan yang kita lakukan pun hendaknya dimulai dengan ucapan “atas nama Yang Pengasih dan Penyayang”. Maka, agar kita bisa melakukan sikap hidup yang seperti itu, rupanya kita harus banyak melatih diri, menyadari dan memahami benar akan sifat Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang, serta menjalani hidup dengan penuh kesadaran, banyak berpikir menambah ilmu pengetahuan, menumbuh-kembangkan rasa kasih sayang dalam diri, dan juga mau melakukan instrospeksi diri terhadap segala prilaku kita selama ini.

Demikianlah, Allah telah memerintahkan kita untuk membaca dan berpikir atas nama-Nya. “Bacalah atas nama Tuhanmu yang telah menciptakan. Yang telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah! Dan Tuhanmu Sangat Pemurah. Yang telah mengajarkan penggunaan kalam. Yang telah mengajarkan manusia apa-apa yang belum diketahuinya.” (Al-‘Alaq: 1-5).

Jadi, banyak membaca dan berpikir memang akan membuat diri seseorang menjadi lebih cerdas dan berilmu. Seseorang tidak akan memahami agamanya dan tidak pula akan mengenal Tuhannya bila dia tidak menggunakan potensi kemuliaannya, yaitu potensi akal-pikiran untuk mengungkap segala hal yang memang seharusnya dia ketahui. Maka beruntunglah mereka yang banyak menggunakan akal pikirannya secara efektif.

Dalam belajar, Allah-lah yang akan mengajarkan kepada kita, dan Allah yang mengajarkan manusia apa-apa yang belum diketahuinya. Di dalam Al-Qur’an banyak terdapat ayat-ayat yang menyatakan betapa penggunaan akal dan pikiran akan membuat orang dapat memahami isi ajaran yang terkandung di dalam Al-Qur’an, baik untuk ayat-ayat yang sudah jelas maupun untuk ayat yang masih samar. “…Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: ‘Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami.’ Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.” (Al-Imran: 7)

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Perlu kita yakini bahwa niat, gerak-laku, dan berpikir yang dilakukan seseorang secara lurus, sebenarnya berada di dalam tuntunan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yang artinya dia melakukannya bukan hanya karena kekuatannya sendiri. Oleh sebab itu pada saat kita membaca dan berpikir hendaknya diusahakan untuk selalu menjauhi sikap sombong dan sikap terburu nafsu, serta menjauhi pula cara-cara yang didasari oleh dorongan nafsu syaitan yang sering kali muncul tak terasa oleh kita.

Belajar dan berpikir yang disertai sikap sombong atau dzalim, tidak akan memperoleh petunjuk tentang kebenaran sebagaimana keterangan berikut ini, “…Sedang kamu menyombongkan diri. Sesungguhnya Allah tiada memberi petunjuk kepada orang-orang yang dzalim.” (Al-Ahqaf: 10).

Maka, membaca dan berpikir hendaknya selalu kita lakukan dengan penuh kesadaran, dalam situasi hati yang bersih dan pikiran yang jernih. Jauhkan sifat sombong, dan tumbuhkan sikap rendah hati serta dengan niat pengabdian yang tulus. Maka kita akan membaca dan berpikir atas nama Tuhan kita Yang Maha Suci, dan kita lakukan dengan atas kehendak serta dengan izin-Nya pula. Demikian semoga Allah memberi tuntunan dan meridhainya.*/Joko S. Matsnawi, dari bukunya Lima Kearifan – Menyikapi Kehidupan dan Kematian

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bertauhidmengingat Allah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bacalah Atas Nama Tuhanmu (1)
Tulisan selanjutnya Inilah Sebab Khalifah Umar bin Abdul Aziz Kadang Menyobek Tulisannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?