Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Al-Mutakabbir, Yang Memiliki Kebesaran (1)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 April 2016 14:06 2:06 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 April 2016 13:54
Bagikan
Bumi adalah titik kecil dari seluruh jagat raya ciptaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Jika ada manusia takabur, sebesar apa kebesaran dirinya itu?
Bagikan

AL-MUTAKBBIR sebagai sifat Allah, sebagaimana halnya Al-Jabbar, tidak ditemukan dalam Al Qur’an kecuali sekali, yakni dalam surat Al-Hashr ayat 23.

Kata ini terambil dari akar kata yang mengandung makna kebesaran serta lawan dari kemudaan atau kekecilan. Mutakabbir biasa diterjemahkan dengan “angkuh.”

Sementara ulama berpendapat bahwa makna asal dari kata ini adalah “keengganan” dan “ketidaktundukan”. Jadi Allah yang bersifat “Mutakabbir” adalah Dia yang enggan untuk menganiaya hamba-hamba-Nya.

Sedang pakar bahasa berpendapat bahwa kata mutakabbir berarti Yang Maha besar, karena menurut mereka huruf ta’ dalam bahasa Arab biasanya jika disisipkan pada kata, maka ia mengandung makna takalluf (kesengajaan membuat-buat), sedang Allah Subhanahu Wa Ta’ala Maha Suci dari sifat kesengajaan membuat-buat kebesaran. Mengapa pula Dia bertakalluf atau membuat-buatnya, padahal pada hakekatnya Dia Maha Besar lagi Maha Agung, serta menyadang kibriya?

Karena itu hanya manusia yang takabur, bukan Allah. Ketika manusia angkuh dan menyombongkan dirinya, maka ia pada hakekatnya membuat-buat kebesaran itu untuk dirinya. Bukanlah kebesaran tidak dimilikinya?

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Imam Al-Ghazali berpendapat bahwa Al-Mutakabbir adalah yang memandang selainnya hina dan rendah, bagai pandangan raja kepada hamba sahayanya, bahkan merasa bahwa keagungan dan kebesaran hanya miliknya. Sifat ini tidak mungkin disandang kecuali oleh Allah, karena hanya Dia yang berhak dan wajar bersikap demikian.

Setiap seseorang memandang keagungan dan kebesaran hanya miliknya secara khusus tanpa selainnya, maka pandangan tersebut salah, kecuali Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Demikian Al Ghazali.

Namun perlu dicatat bahwa sifat kibriya’ ini ditujukan oleh-Nya kepada mereka yang angkuh, yang memandang serta memperlakukan selainnya hina dan rendah.

Manusia sangat tercela bila memiliki sifat takabur. Betapa ia akan takabur, padahal asalnya adalah nuthfah yang menjijikkan, akhirnya menjadi bangkai yang menyebalkan. Dan masa antara awal dan akhir hidupnya membawa urine dan kotoran yang menusuk baunya. Hai manusia jangan berjalan dengan keangkuhan… kakimu tidak dapat menembus bumi, dan ketinggianmu tidak dapat menyentuh langit!

Manusia yang takabur menggabungkan dalam dirinya kebodohan dan kebohongan. Kebodohan karena dia tidak mengetahui bahwa kebesaran hanya milik Allah sehingga akibat kebodohannya dia menduga dirinya besar. Selanjutnya dia melakukan kebohongan, karena dengan takaburnya ia membohongi dirinya sendiri sebelum orang lain.

Bukankah takabbur membuat-buat kebesaran pada diri yang pada hakekatnya tidak pernah wujud?*/M. Quraish Shihab, tertuang dalam bukunya Menyingkap Tabir Ilahi. [Tulisan berikutnya]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al-mutakabbir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berpacu dengan Misionaris di Papua
Tulisan selanjutnya Al-Mutakabbir, Yang Memiliki Kebesaran (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?