Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Gubernur NTB: Penggunaan Istilah Bisa Berpotensi Merusak Ukhuwah

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 April 2016 09:09 9:09 am
Ahmad
Dipublikasikan 26 April 2016 08:30
Bagikan
TGB M Zainul Majdi.
Bagikan

Hidayatullah.com–Umat Islam di Indonesia bahkan di dunia telah terpecah dalam berbagai kelompok organisasi maupun pemikiran. Hal tersebut tentu mempunyai dampak yang berpotensi memecah belah umat dan merenggangkan ukhuwah umat Islam.

Khususnya penggunaan istilah-istilah konsep berIslam seperti istilah Islam Liberal,  Islam Literal, Islam Fungsional, ataupun yang sedang naik daun yaitu istilah Islam Nusantara.

Penggunaan istilah telah menghasilkan perselisihan di antara umat. Hanya karena istilah. Dalam hal ini,  TGH M Zainul Majdi yang juga adalah Gubernur NTB menyampaikan pendapatnya bahwa 75 Persen perselisihan umat karena perbedaan memahami istilah.

“Berislam itu tidak pernah di ruang hampa. Selalu dalam ruang dan waktu. Untuk saya, ruang itu namanya Indonesia dan waktu itu adalah sekarang. Dengan tetap memegang teguh tsawabit, lokalitas harus dihargai dan bahkan diberi tempat dalam membentuk keutuhan berislam kita,” demikian kata alumni Universitas Al Azhar Kairo yang juga seorang ahli tafsir Al Qur’an ini kepada hidayatullah.com Senin (25/04/2016) di NTB.

Ingin Satukan Ormas Islam, MUI Susun Panduan Ukhuwah

Ukhuwah Adalah Hal Utama dalam Berdakwah

“Menafikan ruang membuat orang tidak menghargai bumi Allah Subhanahu Wata’ala yang namanya Indonesia ini. Lalu keluar ungkapan, kan di kubur nanti kita nggak ditanya negaranya apa,” demikian  menurut Ketua Umum PB Nahdhatul Wathan ini.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Lalu semua kesepakatan berbangsa menjadi tidak ada artinya. Termasuk UUD, Pancasila, NKRI, bendera, lagu kebangsaan.

“Jangan lupa bahwa darah umat Islamlah yang paling banyak tumpah dalam perjuangan merebut kemerdekaan dan membentuk bangsa ini.”

Lebih jauh, ia mengutip cendekiawan Mesir, Dr. Muhammad Imarah tentang memahami istilah.

“Itu sebabnya, Prof. Dr. Muhammad Imarah, cendekiawan muslim terkemuka Mesir, selalu memulai pembahasan topik penting dengan : tahriirul musthalahat (penegasan istilah). Bagaimana memahami istilah yangg digunakan. Jangan-jangan kita tidak bisa bertemu dalam satu hal hanya karena hal itu dipahami berbeda oleh setiap pihak, ” tutup Gubernur yang juga dikenal penghafal Qur’an ini.*/Zulkifli (NTB)

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gubernur NTBistilahTGH M Zainul MajdiUkhuwah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berantas HIV IDS, Dinkes Kota Batam Gandeng Ormas Islam
Tulisan selanjutnya Larangan Sombong di Muka Bumi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?