Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Popularitas Bush Menurun Akibat Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Juli 2003 09:48 9:48 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Juli 2003 09:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebanyak 52 persen responden pada jajak pendapat Washington Post-ABC mengatakan jumlah korban tidak dapat diterima, sedangkan 44 persen menyatakan angka itu dapat diterima dan tiga persen tidak menyatakan pendapat mereka. Sekurangnya 32 tentara AS telah tewas dalam serangan gerilya di Irak sejak 1 Mei, ketika AS menyatakan operasi perang besar telah berakhir. Sejumlah 74 persen responden menyatakan percaya masih akan bertambah jumlah militer AS yang menjadi korban di Iraq. Namun, sejumlah besar mendukung kehadiran militer AS di Iraq (74 persen), yang berpendapat perang dapat dibenarkan mencapai 57 persen dan percaya pasukan militer AS akan tetap bertahan sampai ketertiban diwujudkan mencapai 72 persen. Sebanyak 59 persen responden mengatakan mereka membenarkan seluruh langkah Bush dalam tugasnya sebagai presiden, sedangkan 38 persen menolak, menurut hasil jajak pendapat tersebut. Angka itu menunjukkan penurunan yang jelas sejak jajak pendapat terakhir oleh Washington Post-ABC, yang dilaksanakan 22 Juni, ketika 68 persen menyatakan mendukung penampilan Bush dan 29 persen menyatakan menentangnya. Terakhir kali peringkat Bush menurun di bawah 60 persen terjadi pada Januari 2003, yang mendesak agar dukungan mulai perang terhadap Bush agar diurai. Secara penuh 50 persen yang turut dapat jajak pendapat warga Amerika itu mengatakan mereka berpendapat pemerintahan Bush secara sengaja membesar-besarkan pembuktian bahwa Iraq memiliki persenjataan pemusnah massal. Sebanyak 46 persen berpikir hal itu tidak dilakukan. Jajak pendapat itu, dilaksanakan 9 dan 10 Juli, dengan melibatkan 1.006 penduduk dewasa di seluruh wilayah, dan memiliki marjin tiga persen kesalahan. (mi)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sheikh Sabah Dilantik Menjadi PM Baru Kuwait
Tulisan selanjutnya Wapres: Depag Dapat Menindak Media Massa Amoral

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira

Terbaru

  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Larang Media Sosial untuk Anak di Bawah 15 Tahun
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?