Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eropa Tak Seperti Dibayangkan, Pengungsi Suriah Memilih Pulang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Juni 2016 07:05 7:05 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Juni 2016 07:05
Bagikan
Penungsi Suriah Atia Al-Jassem bersama istri dan putrinya, kecewa dengan perlakuan tidak manusiawi Eropa.
Bagikan

Hidayatullah.com—Banyak pengungsi Suriah yang mempertaruhkan nyawanya dan keluarga untuk mencapai Eropa. Namun, ternyata kehidupan mereka justru menjadi lebih tidak jelas. Sebagian akhirnya memutuskan untuk kembali.

Atia Al-Jassem, 27, tukang cukur asal Damaskus, telah memutuskan untuk pulang kembali bersama dengan istri dan putrinya yang berusia satu tahun. Mereka telah hidup terkatung-katung di perbatasan Yunani-Makedonia selama berbulan-bulan.

“Kami tidak menyangka akan diperlakukan seperti itu di Eropa. Kami pikir mereka akan bersikap manusiawi, memperhatikan kami dan anak-anak kami, melindungi anak-anak kami. Kami pikir mereka akan menolong, tetapi yang kami dapati justru sebaliknya. Eropa sama sekali tidak punya perasaan terhadap kami,” kata Atia seperti dikutip Euronews Kamis (9/6/2016).

Sama dengan kebanyakan pengungsi asal Suriah lainnya, perjalanan Atia menuju Jerman terhambat setelah pintu-pintu perbatasan negara-negara Eropa ditutup. Setelah hidup terlunta-lunta selama berbulan-bulan banyak dari mereka yang tidak tahan lagi. Sebagian pengungsi Suriah sekarang dikabarkan membayar penyelundup manusia untuk membawa mereka pulang ke negaranya.

Setiap malam di kota perbatasan Didimoticho, polisi melaporkan melihat sekitar 20-40 pengungsi pergi menuju Turki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bahkan mereka yang sudah berhasil mencapai Jerman sekarang mempertimbangkan untuk kembali pulang ke negara asal.

Dania Rasheed, wanita pengungsi asal Suriah, mengaku mendapat perlakuan yang merendahkan dan melecehkan. Menurut wanita itu, kehidupan keluarganya di Jerman justru “tidak stabil, mengalami tekanan batin, dan semuanya terlarang” dan “itu sama sekali berbeda dengan yang biasa kami jalani di Suriah.”

Tahun lalu lebih dari 420.000 pengungsi Suriah tiba di Jerman. Akibatnya negara terkuat perekonomiannya di Eropa itu pun kewalahan, butuh waktu berbulan-bulan untuk memproses permohonan suaka dari ribuan pengungsi yang masuk.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ayam Bill Gates Diharap Dapat Mengentaskan Kemiskinan di Sub-Sahara
Tulisan selanjutnya Imam Al-Aqsha: Terima Kasih Indonesia Terus Mendukung Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI

Berita
14 September 2026 10:33
Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800
Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS

Terbaru

  • Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’
  • Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI
  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?