Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Pokemon Go dan Mental Seorang Muslim

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Juli 2016 13:49 1:49 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juli 2016 13:49
Bagikan
Demam Pokemon Go menjangkiti Bosnia, negara yang mengalami perang besar di tahun 1990-an. Oleh karena masih banyak bertebaran ranjau sisa perang.
Bagikan

Oleh: Subliyanto

 

Beberapa hari ini kita dihibohkan dengan bommingnya permainan game Pokemon Go. Game yang berbasis GPS tersebut disebut menjadi “virus” bagi penikmatnya.

Tidak hanya di kalangan pemuda, game tersebut juga diminati oleh kalangan dewasa, bahkan konon juga menjamur di lingkungan kerja, baik negeri maupun swasta.

Hal itu sontak menjadi perhatian khalayak, dan masih menjadi perbincangan hangat di berbagai media hingga saat ini.

Baca Juga

Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja

Bahkan, untuk menyikapi hal tersebut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Yuddy Chrisnandi juga angkat bicara.

Dikutip dari laman detik.com, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Yuddy Chrisnandi melarang aparatur sipil negara bermain game virtual berbasis GPS di seluruh instansi pemerintah. Karena dikhawatirkan pemerintah bisa mengancam keamanan.

Karena kekhawatiran itu, menteri Yuddy menerbitkan aturan Nomor: B/2555/M.PANRB/07/2016 pada Rabu (20/7). Aturan ini mengenai larangan bermain game virtual berbasis GPS di instansi pemerintah.

Lantas bagaimana sikap kita menyikapi menjamurnya Pokemon Go ?

Sebagai seorang muslim, kita mempunyai rujukan sederhana namun memiliki makna yang mendalam kaitannya dengan kualitas keislaman kita.

Ini Untung Rugi Main Pokemon Go

Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ

“Diantara tanda kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan perkara-perkara yang tidak bermanfaat baginya.” (HR : at-Tirmidzi)

Tentang hadits ini Imam Ibnu Rajab al-Hambal berkata bahwa : “Hadits ini adalah landasan yang penting dalam masalah adab”.

Dari hadits di atas, sudah jelas bahwa sebagai seorang muslim hendaknya kita meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi kita, karena hal itu merupakan barometer dari kualitas keislaman kita.

Game Pokemon Go dan game-game yang lain merupakan sebuah permainan. Setiap permainan akan membuat seseorang terlena. Dan setiap sesuatu yang melenakan akan membawa seseorang pada kelalaian.

Warga Bosnia Diminta Tidak Cari Pokemon di Daerah Beranjau

Semoga Allah melindungi kita dari sesuatu yang membuat kita terlena, dan menjauhkan kita dari sikap lalai akan tugas dan tanggung jawab kita. Wallahu a’lam.*

Penulis adalah pemerhati pendidikan, tinggal di Pelem, Purwobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta. Twitter @Subliyanto

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gamelalaipermainanPokemon Goterlena
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Australia Setujui Pembangunan Masjid Hunter Valley
Tulisan selanjutnya Dalam Pilkada DKI, Umat Islam Jangan Berkecil Hati Opini yang Dibangun Media

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Berita
15 Oktober 2026 16:32
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Problem Pendidikan Islam

28 Desember 2022 11:20
Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?