Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Etika Ekonomi Islam Perspektif Syeikh Yusuf Al-Qaradhawi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Juli 2023 14:41 2:41 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Juli 2023 14:58
Bagikan
Syeikh Yusuf Al-Qaradhawi meninggal dunia
Bagikan

Dalam etika ekonomi Islam, salah satu konsep penting yang ditekankan Yusuf al-Qaradhawi adalah larangan riba, alternatif pembiayaan berbasis bagi hasil, transparansi, kejujuran, dan keadilan dalam transaksi ekonomi

oleh: Mohammad Arrozi Fahruddin

Hidayatullah.com | ETIKA ekonomi Islam adalah bidang yang berkaitan dengan prinsip-prinsip moral dan etika dalam konteks kegiatan ekonomi menurut ajaran Islam. Syeiakh Dr Yusuf al-Qaradhawi, seorang ulama terkemuka yang memiliki pengaruh besar dalam pemikiran Islam kontemporer, juga telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman dan pengembangan etika ekonomi Islam.

Yusuf al-Qaradhawi menekankan pentingnya keadilan, keseimbangan, dan kemaslahatan umum dalam sistem ekonomi Islam. Menurut pandangannya, prinsip-prinsip etika ekonomi Islam harus didasarkan pada prinsip-prinsip Islam yang mendasar, seperti akhlak, keadilan sosial, dan persaudaraan umat manusia.

Salah satu konsep penting dalam etika ekonomi Islam yang ditekankan oleh Yusuf al-Qaradhawi adalah larangan riba (bunga). Ia berpendapat bahwa riba bertentangan dengan prinsip keadilan dan merugikan masyarakat.

Baca Juga

Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Transformasi Ekonomi Pesisir Berbasis Syariah: Dari Diversifikasi Olahan Bandeng hingga Hilirisasi Produk melalui Marketplace
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?

Sebaliknya, ia mengajukan alternatif berupa pembiayaan berbasis bagi hasil (mudharabah dan musharakah) yang lebih adil dan memberikan kesempatan bagi pihak yang terlibat untuk berbagi risiko dan keuntungan.

Selain itu, Syeikh Yusuf al-Qaradhawi juga menyoroti pentingnya transparansi, kejujuran, dan keadilan dalam transaksi ekonomi. Ia menekankan perlunya menghindari praktik-praktik yang tidak etis, seperti penipuan, manipulasi harga, dan monopoli.

Menurutnya, Islam mendorong perdagangan yang adil dan saling menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat.  Yusuf al-Qaradhawi juga memberikan perhatian khusus pada isu sosial dalam etika ekonomi Islam.

Ia menekankan pentingnya memberikan zakat (sumbangan wajib) dan sedekah (sumbangan sukarela) untuk membantu meringankan beban mereka yang membutuhkan.

Selain itu, ia juga mendorong konsep ekonomi inklusif yang memperhatikan kebutuhan kelompok-kelompok yang rentan, seperti kaum miskin, yatim piatu, dan orang-orang yang terpinggirkan.

Secara keseluruhan, pemikiran Yusuf al-Qaradhawi tentang etika ekonomi Islam menekankan pentingnya menjalankan prinsip-prinsip Islam dalam konteks ekonomi. Ia menyoroti keadilan, kejujuran, keseimbangan, dan kemaslahatan umum sebagai nilai-nilai yang harus ditegakkan dalam sistem ekonomi Islam.*

Email penulis,  [email protected]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ekonomi Islametika ekonomiHeadlinekonsep bagi hasilmudharabahribaYusuf al Qaradhawi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Daftar Tunggu Puluhan Tahun, Muhammadiyah Gandeng BSI Luncurkan Program Haji untuk ‘Milenial’
Tulisan selanjutnya Joe Biden ‘Yakin’ Dapat Jual F-16 ke Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perang Iran Dongkrak Penjualan Truk Listrik China

Berita
16 Agustus 2026 16:49
Kasus Pilot Bawa 26 Kg Ekstasi, Malaysia Kirim Tim Investigasi ke Indonesia
Serangan Misil Houthi Tewaskan 3 ABK Kapal Komersial di Selat Bab al-Mandeb, Satu Korban WN Indonesia
Tidak Becus Tandai Kecurangan NTU Hentikan Penggunaan Detektor AI
Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan

Terbaru

  • Data Korban Gempa NTT: 68 Meninggal Dunia, 213 Luka-Luka
  • Makin Banyak Warga ‘Israel’ Pergi, Hanya Sedikit yang Kembali
  • 7.968 Rumah dan 744 Fasum Rusak Akibat Gempa di NTT
  • ‘Israel’ dan Board of Peace Bentuk Dua Komite Gaza, Apa Tujuannya?
  • Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
  • Nasib Pengungsi Rohingya, Mau Pulang Harus Minta Izin Pemerintah Myanmar
  • Sebut Orang Palestina Bukan Manusia, Menteri ‘Israel’ Serukan Pembunuhan Massal
  • Takuti Warga ‘Israel’, Netanyahu Pajang Wajah Para Pemimpin Muslim di Baliho Pemilu
  • Raja Yordania akan Melawat ke China
  • Kantor Perdana Menteri Pemerintah Kurdistan Diserang Drone

Mungkin Anda Juga Suka

Artikel

Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi

2 Agustus 2026 19:33
Artikel

Menghidupkan Kembali Budaya Membaca di Kalangan Umat Islam

1 Agustus 2026 11:24
Pustaka

Al-Rushafi dan Catatan Kritis Seputar Sirah Nabi Muhammad

31 Juli 2026 20:21
Menjaga Warisan Ulama di Era Disrupsi Informasi
Artikel

Menjaga Warisan Ulama di Era Disrupsi Informasi

24 Juli 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?