Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Kasus Tolikara dan Peran Syariah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Juli 2015 06:24 6:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Juli 2015 05:44
Bagikan
Insiden pembakaran Masjid di Tolikara Papua saat shalat Idul Fitri
Bagikan

Oleh: Kholila Ulin Ni’ma  

HARI ini kita patut bersyukur kepada Allah Yang telah memberi kita kesempatan untuk menikmati Idul Fitri yang penuh bahagia setelah sebulan berpuasa, agar kita menjadi insan-insan yang bertaqwa. Namun, di tengah rasa bahagia itu, kita tidak boleh melupakan kondisi umat Islam terkini, baik di dalam maupun luar negeri. Pasalnya, masih banyak persoalan silih berganti seolah tak mau berhenti.

Di dalam negeri kebijakan-kebijakan neoliberalisme terus menggila. Harga-harga barang dan jasa terus naik. Harga BBM naik akibat subsidi dicabut. Harga gas elpiji naik. Tarif listrik naik. Bahkan tahun 2016 subsidi listrik untuk pelanggan Rumah Tangga 450 watt dan 900 watt akan dicabut pula. Artinya pelanggan nantinya harus membayar hampir dua kali lipat dari tarif listrik saat ini. Kita juga melihat nilai tukar dolar AS semakin kuat, sementara nilai rupiah makin melema. PHK mulai merajalela akibat lesunya perekonomian di negeri ini.

Anehnya, dalam situasi seperti ini, sikap penguasa terhadap perusahaan asing justru sebaliknya. Contohnya terhadap PT Freeport yang menguasai tambang emas, perak, dan tembaga di Papua. Tambang yang dalam syariah Islam seharusnya menjadi milik bersama itu justru dieksploitasi secara rakus oleh PT Freeport yang banyak melanggar aturan yang ada. Namun pemerintah membiarkannya. Pemerintah malah memperpanjang izin operasi PT Freeport selama 20 tahun tali di Papua.

Kekerasan Tolikara

Baca Juga

Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI
Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi
Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

Saat ini umat Islam di Indonesia semakin terdiskriminasi. Tepat di hari pertama Idul Fitri umat Islam di Kabupaten Tolikara Papua diserang oleh oknum umat Kristen, disusul dengan pembakaran masjid ketika mereka sedang khusyu’ melaksanakan sholat Ied.

Aksi brutal ini menunjukkan kegagalan negara sekuler melindungi umat Islam. Di saat pelaku kriminalnya nonMuslim, pemerintah terkesan kurang tanggap. Giliran “diduga” pelakunya Muslim dan korbannya non Muslim semua angkat bicara. Dan sanksipun segera dijatuhkan. Bahkan “terduga” pelaku tersebut seringkali dieksekusi tanpa ada proses persidangan.

Kondisi umat Islam di luar negeri juga sangat memprihatinkan. Kita tidak boleh melupakan saudara-saudara kita para pejuang syariah khilafah yang ditindas diktator brutal Uzbekistan. Jangan lupakan juga saudara-saudara kita Muslim Rohingya yang sengsara terombang-ambing di tengah lautan!

Juga saudara-saudara kita diMesir yang ditindas oleh Presiden Jenderal As-Sisi yang telah menjadi tiran! Jangan lupakan pula saudara kita di Suriah yang dibunuh dan diperangi oleh pemimpinnya sendiri, Bashar Assad. Semuanya mendapat dukungan penuh dari gembong kekufuran, yakni AS dan komplotannya.

Sungguh kita tidak boleh mengabaikan kondisi umat yang demikian. Kita adalah umat yang satu. Penderitaan saudara-saudara di muka bumi manapun hakikatnya adalah penderitaan kita juga.

“Kaum Muslim itu laksana seorang laki-laki. Jika sakit matanya, maka seluruh tubuhnya akan merasa sakit. Jika sakit kepalanya, maka seluruh tubuhnya akan merasa sakit pula.” (HR Muslim)

Kondisi umat saat ini ibarat orang sakit. Obat yang pas dan mujarab adalah syariah Islam saja. Syariah Islam telah mengharamkan kebijakan-kebijakan neoliberalisme yang menimbulkan derita. Kebijakan ini lahir dari negara-negar kafir penjajah, baik secara langsung maupun melalui lembaga-lembaga mereka seperti IMF, WTO, ADB, dan bank Dunia. Adanya dominasi asing atas kita ini sebenarnya diharamkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala, sesuai firman-Nya:

وَلَنْ يَجْعَلَ اللَّهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلا

“Allah sekali-kali tidak akan pernah memberikan jalan bagi kaum kafir untuk menguasai kaum mukmin.” (QS An-Nisa’: 141)

Syariah Islam juga telah mewajibkan kita mengelola tambang-tambang besar, seperti di Papua, sebagai milik kita bersama (milkiyah ‘ammah), bukan sebagai milik pribadi yang dapat dieksploitasi oleh korporasi swasta. Hal ini pernah terjadi pada masa Nabi Shallallahu ‘Aalaihi Wassalalam. Beliau pernah membatalkan pemberian tambang kepada pribadi yang depositnya sangat besar.

Islam juga telah mewajibkan kita untuk memberikan pertolongan kepada saudara sesama Muslim yang menderita, seperti Muslim Rohingya yang sampai saat ini masih berada dalam derita. Allah berfirman:

وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ

“jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan.” (QS al-Anfal: 72)

Lalu bagaimana agar syariah Islam dapat efektif mengatasi masalah-masalah umat yang ada? Di sinilah diperlukan adanya Negara. Syariah Islam memerlukan sebuah negara yang menerapkan syariah tersebut. Wallahu a’lam bish-shawaab.*

Alumnus Pascasarjana IAIN Tulungagung, pendidik di Sekolah Alam Mutiara Umat Tulungagung

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bangun Kembali Masjid TolikaraislamkekerasaKerusuhan TolikarakristenPapuaPembakaran Masjid Tolikara PapuasyariahtolikaraTragedi Tolikara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pernyataan Sikap DPP Hidayatullah atas Insiden Tolikara Papua
Tulisan selanjutnya Hamba MencintaiMu Apapun KeputusanMu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Opini

Prabowo Tidak Peduli dengan Palestina

29 Januari 2026 16:00
Opini

Dampak Genosida Gaza, Ekspor Produk Pertanian ‘Israel’ Terancam Kolaps

22 Januari 2026 07:40
Opini

Zohran Mamdani, Venezuela, dan Ingatan Panjang Kekerasan Amerika

5 Januari 2026 11:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?