Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pustaka

Menata Ulang Format Pendidikan Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 September 2011 11:10
Bagikan
Bagikan

DIAKUI atau tidak, potret pendidikan Islam yang diselenggarakan umat Islam Indonesia, terutama oleh para perancang dan praktisi yang bergerak di dunia pendidikan Islam, belakangan ini, justru memperlihatkan kesenjangan yang cukup tajam antara doktrin dan praktik, antara cita dan fakta. Singkat kata, pendidikan Islam di mana-mana masih jauh dari menggembirakan.

Akibatnya, pendidikan Islam kerap dikesan sebagai aktivitas pembelajaran yang hanya mengurusi masalah-masalah ritual. Sementara kajian di bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, manajemen, kesehatan, pertanian, kelautan dan sebagainya kurang menjadi perhatian serius. Pemisahan ilmu dalam penyelenggaraan pendidikan Islam semacam itu pada gilirannya akan menghambat kemajuan peradaban umat Islam itu sendiri.

Selain adanya pemisahan ilmu agama dari kebutuhan riil masyarakat modern, pendidikan Islam hingga kini seolah dalam posisi problematik. Di satu sisi, umat Islam berada pada romantisme historis karena pernah memiliki para pemikir dan ilmuwan besar serta memiliki kontribusi yang besar pula bagi peradaban dan ilmu pengetahuan dunia. Namun di sisi lain, umat Islam harus menghadapi sebuah fakta bahwa pendidikan Islam tidak berdaya dihadapkan pada realitas masyarakat industri.

Kenyataan di atas kiranya dapat dihubungkan dengan pendidikan agama Islam yang selama ini lebih menekankan pada hubungan formalitas antara hamba dan Tuhannya. Pada waktu yang bersamaan, Islam diajarkan lebih pada tingkat hafalan, padahal Islam penuh dengan nilai-nilai yang harus dipraktikkan.

Sementara dalam kehidupan sehari-hari, kita disuguhi fakta yang mengerikan. Sekedar contoh, peserta didik yang diharapkan menjadi penentu sejarah masa depan bangsa, akrab dengan VCD porno, narkoba, tawuran dan aneka perbuatan tak sedap lainnya. Kasus-kasus itu mengindikasikan betapa rendah dan rapuhnya fondasi moral dan spiritual mereka.

Baca Juga

Menuangkan Ide Melalui Novel: Telaah Karya Abbas Aqqad, Malek Bennabi dan Hamka
Telaah Buku Dr. Raghib As-Sirjani: Syi’ah dalam Timbangan Sejarah dan Aqidah
Dr. Abu Syahbah Menepis Badai Syubhat terhadap Sunnah Nabawiyah
Syekh Ahmad Yasin dan Firasat Kehancuran Israel Tahun 2027
Hadits Dha’if: Antara Penolakan Mutlak dan Apresiasi Bersyarat

Semua itu tantangan bagi dunia pendidikan, khususnya pendidikan agama Islam, yang terkait langsung dengan penanaman dasar-dasar moral dan spiritual di ruang sekolah. Itu sebabya, kualitas pendidikan agama Islam harus lebih ditingkatkan berlandaskan teori-teori dan konsep-konsep kurikulum serta metodologi pembelajaran yang dinamis dan inovatif.

Dalam rangka itulah Mujtahid mengusung wacana reformulasi pendidikan Islam sebagai upaya mewujudkan pendidikan yang integratif dan diharapkan  melahirkan manusia-manusia unggul yang berpredikat ulul albab, yakni sosok yang memiliki kekuatan dzikir, fikir, dan amal shalih. Tegas penulis, andaikan formula ulul albab ini diimplementasikan dalam segala aktivitas pendidikan Islam, pendidikan Islam niscaya mampu bersaing dengan lembaga-lembaga pendidikan umum.

Buku Reformulasi Pendidikan Islam ini menganalisa secara kritis formula pendidikan Islam baik pada wilayah konsep dan landasannya yang dilakukan oleh para pemikir dan praktisi pendidikan Islam. Upaya penulis penting diapresiasi mengingat wajah pendidikan Islam sampai hari ini belum sepenuhnya berhasil untuk mencetak lulusan yang andal, baik secara akademis maupun moral dan spiritual.

Apa yang menjadi sorotan penulis buku ini sejatinya menjadi gambaran betapa tingginya harapan publik terhadap kontribusi pendidikan Islam yang seharusnya dapat menjawab setiap perubahan dan tantangan zaman. Pendidikan Islam yang diidealkan ke depan adalah tidak saja tangguh dalam konsep dan landasannya, melainkan juga efektif dalam operasional dan manajerialnya.

Ada tujuh tema pokok terkait pendidikan Islam yang ditelaah buku ini, mulai dari konsep pendidikan Islam hingga metode dan strategi pembelajaran. Selanjutnya, penulis menawarkan pendekatan multidisipliner sebagai prioritas dalam melakukan transformasi pengetahuan kepada peserta didik, seperti pendekatan filosofis psikologis, sosiologis, historis maupun kultural.

Tentu saja, membahas pendidikan Islam dari masa ke masa tidak akan pernah tuntas. Meskipun penulis buku ini mengulas dari segala dimensinya, kajian pendidikan Islam tetap saja belum final. Terlebih setiap orang pasti memiliki keterbatasan perspektif dalam mengartikulasikan pendidikan Islam itu ke dalam bingkai yang komprehensif. Namun, setidaknya, buku hasil kompilasi penelitian ini cukup inspiratif di tengah kenyataan pendidikan Islam yang kian dijauhi masyarakat karena dinilai kurang bertaring dan cenderung bersifat normatif-teologis an sich.*/  Ahmad Fatoni, pengajar Bahasa Arab Universitas Muhammadiyah Malang

Judul Buku   : Reformulasi Pendidikan Islam Meretas Mindset Baru,  Meraih Peradaban Unggul
Penulis        : Mujtahid, M.Ag.
Penerbit      : UIN MALIKI Press, Malang
Cetakan      : Pertama, 2011
Tebal          : 166 Halaman
Harga         : Rp 38, 900/-
Peresensi    : Ahmad Fatoni

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ganggu Pidato Dubes Israel Mahasiswa Muslim Dihukum
Tulisan selanjutnya Pernyataan Sikap Umat Islam Atas Bom Solo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Pustaka

Jalan Mudah Menuju Bahagia

20 Februari 2026 16:15
Pustaka

Perjuangan KH Ahmad Dahlan: Membendung Arus Gerakan Kristenisasi dan Freemasonry

23 Juni 2025 13:39
Pustaka

Cahaya Islam di Timor Timur

13 Juni 2024 16:01
ArtikelPustaka

Mengenal Aliran Teologi Syi’ah, Sebuah Pengantar

13 Januari 2024 11:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?