Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pustaka

Jiwa Anak-anak yang Bercahaya

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate: 8 Januari 2014 07:44 7:44 am
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 8 Januari 2014 07:44
Bagikan
Cover buku "Segenggam Iman Anak Kita" terbitan Pro-U Media
Bagikan

ANAK-anak yang tidak mengalami krisis identitas itu adalah mereka yang sebelum memasuki masa remaja telah memiliki orientasi hidup yang benar, tujuan hidup yang jelas, dan nilai-nilai yang kuat.

Ada yang perlu kita sampaikan dan renungkan kepada semua orangtua termasuk anak-anak dengan menyitir sebuah hadits dan sekaligus mengingatkan shadaqah jariyah dan ilmu yang bermanfaat.

Tak ada lagi yang dapat kita harapkan manfaatnya selain anak-anak yang sholeh mendoakan kedua orangtuanya.

Baca Juga

Menuangkan Ide Melalui Novel: Telaah Karya Abbas Aqqad, Malek Bennabi dan Hamka
Telaah Buku Dr. Raghib As-Sirjani: Syi’ah dalam Timbangan Sejarah dan Aqidah
Dr. Abu Syahbah Menepis Badai Syubhat terhadap Sunnah Nabawiyah
Syekh Ahmad Yasin dan Firasat Kehancuran Israel Tahun 2027
Hadits Dha’if: Antara Penolakan Mutlak dan Apresiasi Bersyarat

Untuk bisa berbuat demikian anak keturunan kita haruslah terdidik dengan amalan-amalan sholihah agar menjadi pribadi yang sholeh.

Untuk bisa menjadi pribadi yang sholeh maka harus bertindak sesuai dengan tuntunan iman yang kuat agar menjadi pribadi yang muttaqin.

Ada kebutuhan psikis anak yang harus kita perhatikan. Jika kebutuhan ini tak terpenuhi, maka temannya akan lebih berpengaruh daripada orangtua maupun guru.

Jika kebutuhan tersebut hanya terpenuhi di rumah, maka orangtua akan menjadi figur yang berpengaruh, tetapi anak masih cukup mengkhawatirkan di sekolah. Pengaruh orangtua akan melekat lebih kuat jika mampu membangun kedekatan emosi yang kuat. Sebaliknya, jika anak tak memperoleh pemenuhan atas kebutuhannya di sekolah saja, maka guru akan berperan sangat penting dalam membentuk kepribadian anak. Mereka amat menentukan.

Cara paling aman yang dapat kita lakukan agar anak tak terpapar pengaruh dari luar adalah mendidik sendiri anak kita di rumah. 

Sebaiknya ketika kita menyekolahkan anak-anak haruslah yang berlandaskan ad dien (agama).  

Pertama, kita memang harus benar-benar mengilmui apa yang kita akan ajarkan sekaligus mengilmui bagaimana mengajarkannya kepada anak.

Kedua, kita harus dapat menjamin bahwa orang-orang yang tinggal serumah dengan kita juga harus sejalan dan sepaham dengan kita.

Ketiga, kita mendidik mereka secara total sehingga anak-anak memperoleh bekal yang mencukupi.

Nah, agar anak-anak itu memiliki percaya dri yang lebih kuat lagi sebagai seorang Muslim, kita perlu tanamkan dorongan untuk menyampaikan kebenaran serta mengajak  orang lain pada kebenaran. (hal 147) Bila hal ini tak terjadi maka harus ada keyakinan kuat yang mereka pegangi agar bisa tegak kepalanya, mantap langkahnya, jelas tujuanya, dan ada alasan yang kuat untuk bertindak dan bekerja keras. (hal 158)

Buku ini jelas memberikan pedoman dan tuntunan, sekaligus perenungan untuk bersama-sama menyadarkan para orangtua akan pentingnya membekali anak-anak dengan iman, membangun jiwa anak-anak agar menjadi kuat serta berpendirian, tidak cepat berputus asa dan berpuas diri dengan hanya meningkatkan kemampuan kognitif.

Bahasa yang disajikan dalam buku ini begitu gamblang dan renyah serta disisipi kisah-kisah manusia unggul yang beriman dan berkepribadian.

Penulis seakan mengingatkan arti penting kepengasuhan dan pendidikan anak-anak tidak hanya mengandalkan otak dan kreatifitas, justru lebih dalam lagi yaitu menandaskan kepengasuhan berbasis tauhid yang bisa melahirkan kepribadian yang beradab dan bertawakal.

Oleh kaenanya, sudah saatnya para orangtua lebih mengedepankan dan memperhatikan masa depan menuju akherat dan bukan semata-mata hanya mendapatkan keunggulan duniawiyah saja.*

Judul buku          :  Segenggam Iman Anak Kita

Pengarang           :  Mohammad Fauzil Adhim

Penerbit              :  Pro-U Media, Yogjakarta

Tahun terbit       : September 2013

Hal terbit            : 287 hal

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tokoh HAM: Tindakan Represif hanya akan Lahirkan Dendam
Tulisan selanjutnya Al Ikhwan al Muslimun Adukan Militer Mesir ke Mahkaham Kriminal Internasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Pustaka

Jalan Mudah Menuju Bahagia

20 Februari 2026 16:15
Pustaka

Perjuangan KH Ahmad Dahlan: Membendung Arus Gerakan Kristenisasi dan Freemasonry

23 Juni 2025 13:39
Pustaka

Cahaya Islam di Timor Timur

13 Juni 2024 16:01
ArtikelPustaka

Mengenal Aliran Teologi Syi’ah, Sebuah Pengantar

13 Januari 2024 11:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?