Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pustaka

Mengenal Lebih Dekat Buya HAMKA

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 September 2016 12:35 12:35 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 September 2016 12:35
Bagikan
Bagikan

“Sehari sebelum Buya Hamka wafat, pada 25 Juli 1981 malam saya bermimpi. Saya melihat sebuah mobil Lincoln-Continental besar, berkilau-kilau, enam pintu, perlahan-lahan berhenti. Pintu paling belakang sebelah kiri pelan-pelan membuka. Dari dalamnya keluar seorang laki-laki, gagah, berjubah panjang terbuat dari emas berkilau-kilau di bawah cahaya matahari. Saya terpana. Laki-laki berjubah emas itu Buya Hamka,” demikian tutur Sastrawan Besar Indonesia, Dr. Taufiq Ismail memberi kata pengantar dalam buku ini.

Sebuah buku yang berkisah tentang riwayat hidup seorang Ulama Besar Indonesia. Sastrawan juga Negarwan. Dia adalah H. Abdul Malik Karim Amrullah yang lebih dikenal dengan panggilan Buya Hamka (1908-1981). Ditulis oleh Irfan Hamka, putra kelima dari sepuluh bersaudara putra-putri beliau (7 laki-laki, 3 perempuan).

Karya masterpiece-nya yang banyak dikagumi umat Islam adalah Tafsir AlQur’an 30 Juz yang diberi nama Tafsir Al-Azhar. Nasehat dan dakwahnya yang begeitu sejuk, membumi, dan aktual sangat disukai banyak jema’ah Masjid Agung Al-Azhar, Pemirsah TVRI, Pendengar RRI, serta jemaah lainnya yang menghadiri taklim-taklim yang diisi oleh Buya Hamka sebagai penceramahnya. Tulisan-tulisannya, baik dalam bentuk buku, artikel, opini, hasil wawancara, dan lain sebagainya abadi sampai saat ini.

Mungkin, selama ini kita baru mengenal Hamka sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama. Seniman yang melahirkan karya besar dalam dunia sastra seperti; Di Bawah Naungan Ka’bah, Tenggelamnya Kapal Vanderwijk. Negarawan yang menjadi angota Konstituante dari Partai Masyumi pada tahun 1955. Jurnalis senior yang memimpin majalah Pandji Masyarakat.

Namun, lewat karya setebal 323 halaman ini, kita akan mengenal Buya dari sudut pandang berbeda. Sudut pandang seorang anak dalam mengenang ayahnya. Sebagai Insan biasa yang menikah dan berkeluarga. Buya Hamka memiliki kisah-kisah sederhana, menarik, dan sangat inspiratif.

Contohnya saja cerita tentang si kuning. Seekor kucing peliharaan beliau berwarna kuning loreng yang berumur seperempat abad. Setiap kali Buya berangkat shalat ke Masjid Agung Al Azhar di depan rumahnya, si kuning selalu ikut dan menunggu di pintu. Bilamana Buya sedang menulis, beliau bersila, maka si kuning akan tiduran di pangkuannya dengan tenang.

Baca Juga

Menuangkan Ide Melalui Novel: Telaah Karya Abbas Aqqad, Malek Bennabi dan Hamka
Telaah Buku Dr. Raghib As-Sirjani: Syi’ah dalam Timbangan Sejarah dan Aqidah
Dr. Abu Syahbah Menepis Badai Syubhat terhadap Sunnah Nabawiyah
Syekh Ahmad Yasin dan Firasat Kehancuran Israel Tahun 2027
Hadits Dha’if: Antara Penolakan Mutlak dan Apresiasi Bersyarat

Cerita Buya Hamka yang berkomunikasi dan membuat “kesepakatan” denganInnyiak Batungkek atau Kakek Bertongkat. Sosok Jin yang sering jail dan mendiami rumah barunya di Kebayoran Lama. Cara Buya Hamka memberi pendekatan dan pemahaman yang utuh tentang tasawuf kepada masayrakat Minang yang terlanjur keliru menyamakan tasawuf dengan ilmu kesaktian. Dan masih banyak lagi kisah-kisah lainnya.

Buku ini ibaratnya pohon yang rimbun dengan buah-buahnya yang ranum. Memetik dan menyantapnya akan melegakan jiwa yang merindu. Selamat memetik!* /M Rizky Utama

Buku                    :  Ayah… Kisah Buya Hamka

Penulis                 : Irfan Hamka

Tebal                     : 323 halaman

Penerbit              : Republika Penerbit

Cetakan               : Kesepuluh, September 2015

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Buya Hamka
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Kupang, Warga Non-Muslim Termasuk Pendeta Diberi Daging Qurban
Tulisan selanjutnya Islam Pernah Hilang di Waigama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Pustaka

Jalan Mudah Menuju Bahagia

20 Februari 2026 16:15
Pustaka

Perjuangan KH Ahmad Dahlan: Membendung Arus Gerakan Kristenisasi dan Freemasonry

23 Juni 2025 13:39
Pustaka

Cahaya Islam di Timor Timur

13 Juni 2024 16:01
ArtikelPustaka

Mengenal Aliran Teologi Syi’ah, Sebuah Pengantar

13 Januari 2024 11:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?