Hidayatullah.com — Semakin banyak penolakan dan kecaman terhadap Timnas U20 Israel yang akan datang ke Indonesia untuk Piala Dunia Sepak Bola U-20 meski Ketua PSSI Erick Thohir telah memberi jaminan kepada mereka.
Usai penolakan PKS dan Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) Fadli Zon, kini penolakan datang dari tiga gerakan Islam yaitu Front Persaudaraan Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, dan Persaudaraan Alumni (PA) 212.
Dalam pernyataan sikap bersama, ketiganya mengecam dan menolak keras kedatangan Timnas U20 Israel yang merupakan perwakilan Negara Zionis, penjajah Palestina.
Menurut pernyataan yang diterima Hidayatullah.com, PA 212 turut mengecam pemerintah yang membiarkan kedatangan perwakilan Penjajah Zionis Israel ke Indonesia.
“MENGECAM sikap Pemerintah Indonesia yang membiarkan representasi Negara Penjajah Zionis Israel untuk memijakkan kaki di Bumi Indonesia yang menentang keras segala bentuk Penjajahan manusia sebagaimana tertuang dalam pembukaan UUD 1945,” ujar pernyataan yang ditanda tangani Ketum FPI Habib Muhammad Alatthas, Ketum GNPF-U Yusuf M Martak, dan Ketum PA 212 KH. Abdul Qohar.
Ketiga gerakan Islam mendesak Pemerintah untuk serius dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan Masjid Al-Aqsa dengan menolak Timnas Israel seperti halnya saat Timnas Rusia ditolak pada Piala Dunia 2022 di Qatar akibat invasi di Ukraina.
Terakhir, ketiganya mengajak umat Islam agar terus mengerahkan segala upaya mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina yang telah dijajah Zionis Israel sejak tahun 1948 hingga saat ini.*