Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kebakaran Kamp Rohingya di Bangladesh Dinilai Aksi Sabotase

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Maret 2023 21:39 9:39 pm
Ahmad
Dipublikasikan 13 Maret 2023 22:00
Bagikan
Kebakaran muhajirin Rohingya di Kamp Co'x Bazar (VoaNews)
Bagikan

Hidayatullah.com—Kebakaran yang menyebabkan ribuan Muslim Rohingya kehilangan rumah mereka di area kamp di Bangladesh, diyakini sebagai “tindakan sabotase yang direncanakan dengan sengaja,” menurut panel investigasi di sini, Minggu lalu.

Hampir 2.800 tenda dan lebih dari 90 fasilitas, termasuk rumah sakit dan pusat pendidikan, hancur dalam kebakaran 5 Maret, menyebabkan lebih dari 12.000 orang kehilangan tempat tinggal, kata para pejabat.

Lebih dari satu juta pengungsi Rohingya tinggal di puluhan ribu gubuk yang terbuat dari bambu dan lembaran plastik tipis di wilayah perbatasan Cox’s Bazar, sebagian besar melarikan diri dari perburuan militer di Myanmar pada 2017.

“Kebakaran itu direncanakan sabotase,” kata Abu Sufian, kepala komite investigasi beranggotakan tujuh orang, kepada kantor berita Reuters, melalui telepon dari Cox’s Bazar.

Dia mengatakan kebakaran terjadi di beberapa tempat secara bersamaan, membuktikan itu direncanakan. Dia mengatakan lagi, insiden itu disengaja, untuk menunjukkan kekuasaan mereka atas area kamp, oleh kelompok militan.

Baca Juga

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Namun, dia tidak menyebutkan nama grup tersebut. “Kami merekomendasikan penyelidikan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum, untuk mengidentifikasi kelompok di balik kejadian tersebut,” ujarnya seraya menambahkan bahwa laporan tersebut berdasarkan informasi dari 150 orang yang menyaksikan kejadian tersebut.

Panel penyelidikan juga menyarankan pembentukan unit pemadam kebakaran terpisah, untuk area kamp Rohingya. Setiap blok tenda Rohingya perlu diperlebar untuk memungkinkan mobil pemadam kebakaran bergerak dan pembangunan tangki air.

Tenda yang didirikan di sana juga harus menggunakan bahan yang tidak mudah terbakar. Kebakaran sering terjadi di tenda yang penuh sesak.

Kebakaran besar terjadi pada Maret 2021, menewaskan 15 pengungsi dan menghancurkan lebih dari 10.000 rumah. Meningkatnya kejahatan, kondisi kehidupan yang bermasalah dan tidak ada kemungkinan untuk kembali ke Myanmar, mendorong lebih banyak pengungsi meninggalkan Bangladesh dengan perahu.

Mereka mengungsi ke Malaysia dan Indonesia, harus mempertaruhkan nyawa.
Data dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan bahwa 348 orang Rohingya diyakini telah meninggal di laut pada tahun 2022.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bangladeshetnis RohingyaKebakaran Kamp Rohingyamuslim RohingyaPengungsi Rohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gaya Hidup Pejabat Disorot, Pemkot Surabaya Minta ASN Gunakan Produk UMKM
Tulisan selanjutnya Lagi, Media Yahudi Lakukan Peliputan dari Madinah yang Terlarang Bagi Non-Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

2 September 2026 20:16
Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

2 September 2026 20:14
Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?