Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Istana Buckingham Menolak Pengembalian Jasad Pangeran Ethiopia Keturunan Nabi Sulaiman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Mei 2023 08:17 8:17 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Mei 2023 08:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Istana Buckingham dikabarkan menolak permintaan pengembalian sisa-sisa jasad seorang pangeran Ethiopia keturunan Nabi Sulaiman yang dikubur di Windsor Castle pada abad ke-19.

Pangeran Alemayehu, seorang keturunan dari King Solomon yang kisahnya tercantum dalam Bibel, dibawa ke England – sebagian kalangan mengatakan diculik – setelah tentara Inggris menyerang dan menaklukkan serta menjarah istana ayahnya setelah Pertempuran Maqdala pada 1868.

Menurut kisah, seorang perwira bernama Tristram Speedy membawa pangeran dan ibunya, Ratu Tiruwork, ke Inggris. Ibunda Alemayehu meninggal dunia dalam perjalanan, dan sebelum rombongan mereka menaiki kapal dari pelabuhan Alexandria di Mesir, Speedy memerintahkan semua orang Ethiopia pulang kembali ke negerinya.

Speedy membawa Alemayehu ke rumahnya di Isle of Wight, di mana bocah itu kemudian dipersembahkan kepada Ratu Victoria. Speedy dibayar untuk pendidikan sang pangeran, yang dididik di Rugby dan kemudian Sandhurst. Setelah menjalani kehidupan masa kanak-kanak yang tidak bahagia, Alemayehu meninggal dunia pada usia 18 tahun, dan dimakamkan di St George’s Chapel di Windsor Castle atas permintaan Ratu Victoria.

Selama 150 tahun, rakyat Ethiopia bertanya kapan meminta Alemayehu akan pulang. Pemerintah Ethiopia berulang kali mendesak agar sisa-sisa jasad pangeran itu dikembalikan ke negeri asalnya. Sejumlah tokoh, seperti penyair dan penulis Lemn Sissay, ikut mengkampanyekan pemulangan sisa-sisa jasad pangeran muda itu.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Namun, dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke BBC, seorang juru bicara Buckingham Palace mengatakan bahwa proses pembongkaran makam untuk mengambil sisa jasad Alemayehu bisa menimbulkan kerusakan pada katakombe-katakombe lain yang menyimpan jasad orang-orang yang dikubur di St George’s Chapel di Windsor Castle.

Pernyataan itu menambahkan bahwa pihak pengelola St George’s Chapel memahami pentingnya menghormati kenangan Alemayehu, tetapi mereka juga bertanggung jawab untuk melestarikan makam-makam lain yang berada di tempat yang sama dan menjaga ketenangan arwah mereka, lansir The Guardian Selasa (23/5/2023).

Pihak pengelola kapel juga mengatakan bahwa keluarga istana Kerajaan Inggris sudah mengakomodasi permintaan kunjungan dari delegasi Ethiopia untuk mengunjungi makam Alemayehu.

Kampanye pengembalian jasad Alemayehu menguat di tahun 2006, ketika presiden Ethiopia kala itu menulis surat kepada Ratu Elizabeth II guna meminta agar jasad Alemayehu dikembalikan, tetapi permintaan itu ditolak.

Menurut Kedutaan Ethiopia, dalam surat balasan yang ditulis Lord Chamberlain atas nama Ratu Elizabeth II dikatakan bahwa ratu Inggris sebenarnya berkeinginan untuk mengembalikan jasad Alemayehu, tetapi identifikasi mayatnya akan sulit dilakukan disebabkan dia dikubur dalam satu liang bersama dengan jasad sembilan orang lain.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BuckinghamElizabeth IIEthiopiaHeadlineinggrisnabi sulaimanpangeran AlemayehuRatu Victoria
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aparat Malaysia Sita Jam Tangan Swatch Seri LGBT
Tulisan selanjutnya Tak Hanya Gadai, Kini juga Buka Tabungan Emas dan Digitalisasi Bisnis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

15 Juli 2026 09:27
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?