Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Partai Konservatif Inggris Terima Donasi £5 Juta Dari Bekas Menteri Hosni Mubarak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Mei 2023 16:50 4:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Mei 2023 16:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Partai Konservatif Inggris (Tory) menerima donasi £5 juta dari seorang miliarder kelahiran Mesir yang dulu pernah menjabat menteri dalam pemerintahan presiden Hosni Mubarak.

Mohamed Mansour, yang ditetapkan sebagai bendahara senior Tory pada Desember 2022, mengumumkan bahwa dia telah memberikan sumbangan ke partai sejumlah itu, donasi sekali bayar terbesar yang pernah diterima Konservatif kurun lebih dari 20 tahun.

Menulis di The Telegraph, Mansour, yang menjabat menteri transportasi dari tahun 2006 sampai 2009 di era Hosni Mubarak, mengatakan dia memberikan uang itu guna membantu Rishi Sunak, yang digambarkannya sebagau “seorang perdana menteri yang cakap” yang paham soal perekonomian, lansir The Guardian Selasa (22/5/2023).

“Dia (Sunak) memahami pentingnya teknologi dan inovasi. Dia akan dapat menjadikan perekonomian modern memberikan kebaikan bagi semua rakyat Inggris,” tulis Mansour.

Pria asli Mesir itu merupakan pemimpin dari perusahaan multinasional Mansour Group yang dimilikinya bersama dua saudara lelakinya. Melalui sebuah perusahaannya yang lain, Unatrac, dia sebelumnya menyumbangkan sekitar £600.000 kepada Partai Konservatif.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Sumbangan terbarunya itu merupakan yang terbesar yang pernah diterima Konservatif sejak Paul Getty memberikan donasi dengan jumlah yang sama pada tahun 2001.

Donasi Mansour sudah pasti akan menambah isi pundi-pundi Tory sebelum pemilu yang direncakan digelar tahun depan. Keuangan mereka agak menyedihkan belakangan ini di tengah asumsi partai akan kehilangan kekuasaan.

Ketika Mansour diberikan jabatan sebagai bendahara Konservatif bulan Desember tahun lalu, rival berat mereka Partai Buruh mengatakan Sunak diragukan integritasnya karena ada seorang miliarder yang pernah menjadi bagian dari rezim autokratik Hosni Mubarak di dalam partainya yang diserahi tanggung jawab untuk mengumpulkan dana sebanyak mungkin.

Sepanjang tahun 2022, secara keseluruhan Partai Buruh menerima donasi lebih banyak dibandingkan Tory,  £5 juta lebih sedikit lawan £4,75 juta.

Donasi Mansour bukan sumbangan politik tunggal terbesar kurun beberapa tahun belakangan. Sebelum  pemilihan umum 2019, David Sainsbury memberikan £8 juta kepada Liberal Democrats, meskipun kala itu dia dikenal sebagai pendukung Partai Buruh.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hosni MubarakinggrisMohamed MansourPartai KonservatifRishi SunakTory
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perusahaan Jepang Menghadapi Krisis Menyusul Penurunan Angka Kelahiran
Tulisan selanjutnya Uni Eropa: Semua Bentuk Pembangunan Pemukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?