Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Disebut “Vulgar”, Sekolah Distrik AS Singkirkan Injil dari Perpustakaan

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 5 Juni 2023 01:33 1:33 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 5 Juni 2023 06:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Sebuah sekolah distrik di negara bagian Utah, Amerika Serikat telah menyingkirkan Injil atau Alkitab dari sekolah dasar dan menengah karena, menurut mereka, berisi “kekerasan dan vulgar”.

Keputusan tersebut usai adanya keluhan dari orang tua bahwa Injil King James memiliki materi yang tidak cocok untuk anak-anak.

Pemerintah Republikan Utah, mengesahkan undang-undang pada tahun 2022 yang melarang buku-buku “pornografi atau tidak senonoh” dari sekolah.

Sebagian besar buku yang telah dilarang sejauh ini berkaitan dengan topik seperti orientasi dan identitas seksual.

Pelarangan Alkitab terjadi di tengah upaya yang lebih besar oleh kaum konservatif AS di negara bagian untuk melarang ajaran tentang topik kontroversial seperti hak LGBT dan identitas ras.

Baca Juga

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Larangan buku-buku tertentu yang dianggap ofensif juga diberlakukan di Texas, Florida, Missouri, dan Carolina Selatan. Beberapa negara liberal juga telah melarang buku di beberapa sekolah dan perpustakaan, mengutip konten yang dianggap menyinggung ras.

Keputusan Utah dibuat minggu ini oleh Davis School District di utara Salt Lake City setelah pengaduan diajukan pada Desember 2022.

Pemerintah mengatakan pihaknya telah menyingkirkan tujuh eksemplar Injil dari rak buku mereka, menyebut itu bukanlah bagian dari kurikulum siswa.

Pihak sekolah tidak merinci alasannya atau bagian mana yang mengandung “vulgar atau kekerasan”.

Menurut surat kabar Salt Lake Tribune, orang tua yang mengeluh mengatakan Alkitab King James “tidak memiliki nilai serius untuk anak di bawah umur’ karena pornografi menurut definisi baru kami”, merujuk pada undang-undang larangan buku tahun 2022.

Anggota parlemen negara bagian Utah yang menulis undang-undang tahun 2022 sebelumnya menolak permintaan pelarangan Injil sebagai “penghinaan”.

“Secara tradisional, di Amerika, Injil paling baik diajarkan, dan paling dipahami, di rumah, dan di sekitar perapian, sebagai sebuah keluarga,” tulis Ken Ivory di Facebook.

Putusan distrik menetapkan bahwa konten Injil tidak melanggar undang-undang tahun 2022, tetapi termasuk “vulgar atau kekerasan yang tidak cocok untuk siswa yang lebih muda”. Kitab suci Kristen itu akan tetap berlaku di sekolah menengah setempat.

Bob Johnson, ayah dari seorang siswa sekolah dasar di Distrik Sekolah Davis, mengatakan kepada CBS News bahwa dia menentang pelarangan Injil.

“Saya tidak bisa memikirkan apa yang ada di dalam Injil yang harus Anda ambil darinya. Ini tidak seperti ada gambar di dalamnya, ”katanya.

Distrik tersebut bukanlah yang pertama di AS yang menyingkirkan Injil dari raknya.

Sebuah distrik sekolah di Texas tahun lalu menarik Injil dari rak perpustakaan setelah ada keluhan dari anggota masyarakat yang menentang upaya kaum konservatif untuk melarang beberapa buku.

Bulan lalu, siswa di Kansas meminta agar Injil dihapus dari perpustakaan sekolah mereka.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AlkitabHeadlineinjilkonservatifkristen
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Baku Tembak dengan Seorang Tentara Mesir, 3 Zionis Israel Tewas
Tulisan selanjutnya Meksiko Secara Penuh Akui Palestina Sebagai Negara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Amerika Serikat Longgarkan Ekspor Item Militer, Chip AI dan Satelit Komersial ke UEA
Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
  • Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
  • Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

14 Juli 2026 19:51
Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

14 Juli 2026 17:00
Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

14 Juli 2026 15:30
Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

14 Juli 2026 14:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?