Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

China Perketat Ekspor Gallium dan Germanium Bahan Baku Chip

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Juli 2023 17:53 5:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Juli 2023 17:53
Bagikan
Semikonduktor.
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah China memperketat ekspor dua bahan baku kunci pembuatan chip komputer, gallium dan germanium, mulai bulan depan. China merupakan penghasil terbesar dunia kedua material itu.

Pada hari Senin (3/7/2023), Kementerian Perdagangan China mengatakan pembatasan itu diperlukan untuk “menjaga keamanan dan kepentingan nasional”.

Logam berwarna keperakan itu digunakan dalam pembuatan peralatan semikonduktor, alat komunikasi dan militer. Keduanya juga merupakan bahan utama pembuatan panel surya.

Semikonduktor, yang menjalankan berbagai peralatan modern mulai dari ponsel hingga perangkat keras militer, menjadi pusat perselisihan sengit antara dua ekonomi terbesar dunia, China dan Amerika Serikat.

AS mengambil langkah-langkah pembatasan akses China ke teknologi yang dikhawatirkan dapat digunakan untuk militer, seperti chip yang digunakan untuk superkomputer dan kecerdasan buatan.

Baca Juga

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Pada bulan Oktober, Washington mengumumkan keharusan adanya lisensi bagi perusahaan – yang menggunakan alat atau perangkat lunak AS di mana pun mereka dibuat di dunia – apabila ingin mengekspor chip ke China.

Langkah AS itu diikuti oleh beberapa negara lain termasuk Belanda dan Jepang.

Pekan lalu, Belanda mengumumkan akan membatasi ekspor peralatan manufaktur semikonduktor tertentu.

Kebijakan itu mengikuti rencana untuk membatasi ekspor teknologi microchip “tercanggih”, yang diumumkan Belanda awal tahun ini.

Pembatasan-pembatasan itu – yang diumumkan pada bulan Maret dan mencakup 23 tipe semikonduktor – diperkirakan akan pabrikan chip Belanda ASML, pemain kunci dalam rantai pasokan microchip global, lapor BBC Rabu (5/7/2023).

China kerap menyebut AS sebagai “hegemoni teknologi” merujuk pada berbagai kontrol ekspor yang diberlakukan oleh Washington.

Beijing menanggapinya dengan sejumlah langkah, seperti memberlakukan pembatasan pada perusahaan AS yang terkait dengan militer Amerika, seperti perusahaan kedirgantaraan Lockheed Martin.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatchinachipgalliumgeraniumsemikonduktor
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ratusan Purnawirawam TNI-Polri Serempak Dukung Anies sebagai Ikon Perubahan
Tulisan selanjutnya Pelaku Penembakan Rasis di Walmart Texas Dihukum 90 Penjara Seumur Hidup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?