Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Menyalahgunakan Wewenang Menteri Kehakiman Prancis Duduk di Kursi Terdakwa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 November 2023 08:11 8:11 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 November 2023 08:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Kehakiman Prancis Eric Dupond-Moretti, hari Senin (6/11/2023), didudukkan di kursi terdakwa karena menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi. Ini untuk pertama kalinya dalam sejarah Prancis seorang menteri yang sedang menjabat menjadi terdakwa.

Dupond-Moretti, yang pernah menjadi pengacara papan atas, dituduh menggunakan jabatannya sebagai menteri kehakiman untuk memerintahkan penyelidikan atas hakim-hakim yang menyelidiki dirinya, teman atau bekas kliennya. Tuduhan-tuduhan itu dibantahnya.

Dia terancam hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda setengah juta euro apabila terbukti bersalah.

Dupond-Moretti ditunjuk sebagai menteri kehakiman oleh Presiden Emmanuel Macron pada tahun 2020. Fia bersikukuh tetap menjabat selama persidangan, yang akan berakhir pada 17 November.

Perdana Menteri Elisabeth Borne menegaskan kembali dukungannya untuk Dupond-Moretti pada hari Senin sebelum persidangan dibuka.

Baca Juga

Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG

Dia menjalani persidangan di pengadilan khusus untuk pejabat pemerintah yang diduga melakukan kesalahan, Cour de Justice de la République. Dia akan menghadapi tiga hakim profesional yang didampingi 12 anggota parlemen, enam dari majelis rendah dan enam dari Senat, yang akan mengeluarkan keputusan. Dibutuhkan mayoritas delapan suara untuk menetapkan vonis bersalah dan hukumannya.

“Situasi ini belum pernah terjadi sebelumnya: seorang menteri kehakiman yang sedang menjabat diadili oleh Cour de Justice de la République atas pelanggaran yang dilakukan saat dia menjalankan tugasnya,” kata serikat hakim dalam sebuah pernyataan menjelang persidangan, seperti dikutip Associated Press.

“Organisasi kami menganggap bahwa situasi ini merusak kredibilitas menteri kehakiman, dan melemahkan seluruh sistem peradilan,” katanya.

Dupond-Moretti dianggap salah satu pengacara kriminal terkemuka di Prancis, dan mendapatkan julukan “acquittor” karena berhasil mencatat rekor 145 “bebas” saat membela kliennya. Selama 10 tahun terakhir, ia semakin terlibat dalam kasus-kasus politik, dan hubungannya dengan sejumlah hakim tertentu memburuk.

Tidak lama setelah dia diangkat menjadi menteri, dia membuka penyelidikan administratif terhadap hakim yang bertanggung jawab atas proses yang secara langsung menyangkut dirinya: tiga hakim dari kantor jaksa keuangan nasional dan seorang mantan hakim investigasi di Monaco.

Investigasi-investigasi yang dilakukan atas keempat hakim tidak menemukan kesalahan yang dilakukan oleh mereka.

Serikat hakim lantas mengajukan gugatan hukum terhadap Dupond-Moretti, mengatakan bahwa investigasi yang diperintahkannya tidak berdasar dan merupakan penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan pribadi. Persidangan yang sedang digelar ini fokus pada investigasi-investigasi tersebut.

Dupond-Moretti bersikukuh bahwa tidak ada konflik kepentingan di sana. Saat diangkat menjadi menteri, dia menandatangani dokumen yang menyatakan bahwa dirinya akan mempertahankan integritas dan moralitas seperti menteri-menteri lainnya.

Dalam wawancara dengan radio publik Prancis bulan lalu, dia menegaskan bahwa Kementerian Kehakiman akan berjalan seperti biasa di bawah kepemimpinannya.

Sebagian politisi berpendapat bahwa menteri yang menjabat harus diadili di pengadilan tradisional, yang juga bisa diikuti oleh kalangan sipil, dan bukan di pengadilan khusus yang memiliki peraturan khusus tersendiri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Eric Dupond-MorettiKehakimanPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komandan Batalyon Raider 600/Modang Berharap Silatnas Hidayatullah Berjalan Sukses
Tulisan selanjutnya Pesan Anak Gaza yang Telah Dikucilkan Dunia:  “Gaza Terputus dari Dunia, tapi Tetap Tersambung dengan Allah Swt”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS

Berita
18 September 2026 17:59
Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
Masjid Polisi Diserang Bom Mobil Saat Shalat Jumat di Khyber Pakhtunkhwa
Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara

Terbaru

  • Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
  • LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
  • LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
  • Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
  • MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG
  • Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain
  • Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
  • Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
  • Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain

23 September 2026 17:08
Berita

Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’

22 September 2026 16:30
Berita

Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang

22 September 2026 15:30
Berita

Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda

22 September 2026 15:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?