Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Paus Fransiskus Izinkan Gereja Katolik Membaptis Transgender dan Anak Pasangan Gay

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 November 2023 22:42 10:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 November 2023 22:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemimpin tertinggi Vatikan Paus Fransiskus mengizinkan Gereja Katolik Roma untuk membaptis transgender dan anak-anak pasangan gay alias homoseksual. Orang trans juga diperbolehkan berperan sebagai wali baptis (bapak/ibu baptis) dan menjadi saksi perkawinan.

Menurut laporan Euronews (9/11/2023), Paus Fransiskus sudah mengesahkan sebuah dokumen dari Congregation for the Doctrine of the Faith, yang menyatakan bahwa seorang transgender dapat berperan sebagai wali dalam pembaptisan, menjadi saksi dalam upacara perkawinan dan menerima pembaptisan (dibaptis). Hak untuk dibaptis juga berlaku bagi anak-anak yang diadopsi maupun anak hasil kehamilan surogasi (surrogacy) oleh orang-orang dari pasangan sesama jenis.

Seorang transgender, apabila sudah menjalani terapi hormon dan operasi perubahan kelamin, dapat menerima pembaptisan sama halnya seperti jemaat lain, dengan syarat situasinya tidak menimbulkan skandal publik dan kebingungannya di kalangan jemaat, kata dokumen tersebut.

Sejak terbongkar luasnya pencabulan terhadap anak di lingkungan Gereja Katolik di berbagai belahan dunia, tidak sedikit jemaat yang meninggalkan kongregasinya. Tidak ingin pengikutnya terus menyusut, Vatikan kemudian membuat sejumlah kebijakan guna merangkul orang-orang yang selama ini “dimarjinalkan” dan melonggarkan beberapa aturan guna mengakomodasi perubahan di masyarakat, termasuk bersikap lebih lunak dalam masalah aborsi dan homoseksual.

Sebagian penganut Katolik dari kalangan konservatif berang dengan keputusan Paus Fransiskus tersebut.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Diaken England Nick Donnelly, salah satu pengkritik Paus Fransiskus paling lantang, lewat X (Twitter) mengungkapkan penolakannya untuk “bekerja sama dengan kegilaan narsistik ini”, menyebut kaum transgender sebagai “individu yang menderita gangguan mental”.

Dokumen itu muncul sebagai tanggapan atas pertanyaan yang dikirim oleh Monsinyur José Negri, Uskup Santo Amaro di Brazil, dan ditandatangani oleh Prefek Victor Manuel Fernandéz.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gaypaus Fransiskustransgender
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Israel Isaac Herzog dan Istrinya hilang kontak dengan sang anak Anak Presiden ‘Israel’ Hilang Kontak Usai Masuk Gaza
Tulisan selanjutnya Kecam Hasil KTT OKI, Pejuang Palestina: Seakan-akan Mereka Tak Punya Kekuatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?