Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Militer Nigeria Salah Sasaran Sedikitnya 85 Warga Sipil Tewas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Desember 2023 07:11 7:11 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Desember 2023 07:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sedikitnya 85 warga sipil tewas di negara bagian Kaduna sebelah barat laut Nigeria dalam serangan udara salah sasaran yang dilakukan militer.

Presiden Bola Tinubu mengatakan warga sipil terbunuh dalam “kecelakaan pengeboman” tanpa menyebutkan berapa jumlah korban.

Gubernur Kaduna Uba Sani mengatakan warga Muslim yang sedang menghadiri sebuah acara keagamaan itu “secara keliru” terbunuh oleh serangan drone militer yang “menarget teroris dan bandit”.

Lebih dari 60 orang dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, kata pihak berwenang.

Kementerian Pertahanan menyebut operasi tersebut sebagai “tragedi yang tidak perlu”, seraya menambahkan bahwa dalam operasi rutin guna memberantas militan dan bandit warga sipil adakalanya terkena dampak secara tidak disengaja.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Militer Nigera selama bertahun-tahun menghadapai masalah bandit bersenjata yang merajalela di bagian utara yang merampok desa-desa dan menculik warganya demi mendapatkan uang tebusan, ditambah lagi dengan adanya masalah perlawanan dari kelompok Muslim bersenjata.

Serangan drone tersebut terjadi ketika warga desa Tundun Biri berkumpul untuk menghadiri sebuah acara keagamaan pada hari Ahad malam (3/12/2023), lansir BBC.

Kepala Staf AD Letjen Taoreed Lagbaja telah mengunjungi desa tersebut guna menyampaikan permintaan maaf dan belasungkawa kepada masyarakat. Dia mengutarakan penyesalannya atas kekeliruan tersebut, kata pihak tentara.

Lagbaja menjelaskan bahwa prajuritnya sedang melakukan patroli udara ketika mereka melihat ada sekumpulan orang dan salah menganalisa dan keliru mengiranya sebagai aktivitas yang dilakukan oleh kawanan bandit.

Presiden Tinubu meminta agar dilakukan penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut.

Gubernur Kaduna juga dipanggil untuk keperluan penyelidikan.

Badan Manajemen Kedaruratan Nasional di ibukota Nigeria, Kabuja, dalam sebuah pernyataan menjelaskan bahwa kantornya di zona barat laut telah menerima laporan dari pemerintah setempat yang mengatakan 85 mayat sejauh ini sudah dimakamkan, sementara pencarian korban masih terus dilakukan. Korban terdiri dari anak-anak, wanita dan manula.

Seorang pria, yang menyaksikan peristiwa itu, mengatakan kepada BBC Hausa bahwa terjadi dua kali serangan.

“Pesawat [drone] menjatuhkan sebuah bom di lokasi acara tersebut, menghancurkannya dan menewaskan warga kami termasuk wanita dan anak-anak,” katanya.

“Bom kedua dijatuhkan terhadap sebagian kami yang datang untuk memgambil mayat korban dari ledakan pertama. Kami kehilangan sekitar 34 orang anggota keluarga dan 66 orang lainnya saat ini berada di rumah sakit.”

Seorang wanita yang menyaksikan kondisi setelah serangan bom mengatakan kepada BBC bahwa mayat-mayat bergelimpangan.

“Beberapa wanita tewas sambil memeluk bayinya, beberapa bayi selamat sementara lainnya tewas bersama ibu mereka,” kata wanita itu.

Di masa lalu, militer Nigeria kerap mendapatkan kecaman disebabkan korban nyawa sipil yang banyak tergadai saat tentara melakukan operasi pemberantasan bandit dan milisi bersenjata di bagian utara negara itu. Pemerintah mencap geng-geng bersenjata dan kelompok bandit sebagai teroris.

Lebih dari 300 orang tewas sejak 2017 dalam serangan kecelakaan oleh militer Nigeria, menurut laporan firma riset SB Morgen.

Pada tahun 2021, sedikitnya 20 nelayan tewas dalam serangan keliru oleh jet tempur AU yang bermaksud menarget kamp kelompok Muslim bersenjata di bagian timur laut Nigeria.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kadunanigeria
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin Bersanding dengan Bendera Irlandia, Balai Kota Dublin Kibarkan Bendera Palestina
Tulisan selanjutnya Orang Nepal Diselundupkan ke Rusia untuk Berperang di Ukraina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?