Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pelaku Penembakan Gedung Konser Lari ke Arah Ukraina karena Perbatasan Belarusia Ditutup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Maret 2024 14:37 2:37 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Maret 2024 14:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Belarusia Alexander Lukashenko hati Selasa (26/3/2024) mengatakan bahwa dia membantu koleganya Vladimir Putin menangkap para tersangka pelaku penembakan di gedung konser Crocus

City Hall dengan cara mencegah mereka masuk ke Belarusia.

Aparat Rusia menahan empat tersangka pelaku pada Sabtu dini hari di daerah Bryansk bagian barat, yang dekat dengan perbatasan Ukraina dan Belarusia.

Pihak berwenang Rusia, termasuk Putin sendiri, mengklaim para tersangka ditangkap saat mengendarai mobil mereka menuju ke arah Ukraina.

Namun, dalam komentar yang agak menyimpang dari klaim Moskow, Lukashenko mengatakan para tersangka awalnya berusaha melintasi perbatasan masuk ke wilayah Belarusia, di mana mereka dihadang petugas keamanan yang bersiaga.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Itu kenapa mereka kemudian berbelok menuju sisi perbatasan Rusia-Ukraina,” kata Lukashenko seperti dikutip kantor berita pemerintah Belta yang dilansir Moscow Times Selasa 26

Menceritakan kembali pembicaraannya dengan Putin di telepon ketika aparat sedang melakukan pengejaran, Lukashenko mengklaim bahwa pemimpin Rusia itu meminta bantuan tetangganya untuk mencegah pelarian para tersangka ke Belarusia.

“Dia [Putin] meminta kepada saya ‘Mau kah Anda membantu saya menutup [perbatasan Rusia-Belarusia]?’”, kata Lukashenko, seraya menambahkan bahwa dia menjawab dengan mengatakan, “‘Akan saya lakukan. Kami akan melakukan segalanya.’ Begitulah isi pembicaraannya.”

Lukashenko mengatakan bahwa dirinya mengungkap isi pembicaraan dengan Putin tersebut guna merespon kritik yang mengklaim Presiden Rusia lambat dalam bertindak karena baru 19 jam setelah kejadian dia baru menyampaikan kepada publik perihal serangan di Crocus City Hall.

“Putin dan saya tidak tidur 24 jam. Apa yang para tukang kritik itu tahu? Ada interaksi yang terus menerus. Ketika dia harus mengatakan sesuatu, dia langsung mengontak dan mengatakannya,” kata Lukashenko.

Pejabat tinggi keamanan Rusia sebelumnya hari Selasa mengklaim bahwa pihak Barat dan Ukraina punya andil sebagian dalam terjadinya serangan di Crocus tersebut.

Kelompok ISIS-K menyusul peristiwa malam Jumat itu mengklaim sebagai pelakunya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Alexander LukashenkoBelarusiaCrocus City HallVladimir Putin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pria dan Perempuan Muslim Dilecehkan Peserta Festival Holi di India
Tulisan selanjutnya penjara isis AS Bantah Lakukan Serangan Fajar Hari Selasa di Timur Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?