Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Diduga Masalah Uang 6 Orang Minum Teh Sianida di Hotel Grand Hyatt Erawan Bangkok

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Juli 2024 14:23 2:23 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Juli 2024 14:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Enam orang ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah kamar mewah Hotel Grand Hyatt Erawan, Bangkok, Thailand. Polisi mengatakan mereka meminum teh bercampur racun sianida dan kematiannya ada hubungannya dengan uang.

Polisi mencurigai salah satu dari mereka yang bertindak mencampur minuman teh dengan racun dan terlilit utang.

Keenam mayat ditemukan tidak bernyawa oleh petugas kebersihan di dalam kamarvyang terkunci di Grand Hyatt Erawan pada Selasa malam (16/7/2024).

Pihak penyelidik meyakini mereka sudah tidak bernyawa 24 jam ketika ditemukan, lansir BBC.

Dua orang di antara mereka memiliki utang puluhan juta baht ke salah satu orang yang juga mati di sana untuk tujuan investasi, kata pihak berwenang. Sepuluh juta baht nilainya setara hampir $280.000.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Sejumlah kabar yang beredar awal sempat menyebutkan bahwa kematian itu disebabkan aksi penembakan. Namun, pikisi kemudian membantah kabar-kabar tersebut.

Dalam konferensi pers hari Rabu (17/7/2024), Wakil Kepala Kepolisian Bangkok Jenderal Noppassin Poonsawat mengatakan sekelompok orang tersebut check in ke hotwl tersebut secara terpisah dan memesan lima kamar – empat di lantai tujuh dan satu di lantai lima.

Hari Senin, mereka memasuki kamar yang berada di lantai lima.

Dua korban, Sherine Chong, 56, dan Dang Hung Van, 55, memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat.

Empat lainnya merupakan warga negara Vietnam bernama Thi Nguyen Phuong, 46, suaminya Hong Pham Thanh, 49, Thi Nguyen Phuong Lan, 47, dan Dinh Tran Phu, 37.

Mereka memesan makanan dan teh, yang diantar ke kamar sekitar pukul 2 siang waktu setempat dan diterima oleh Sherine Chong.

Menurut Poonsawat, seorang pelayan menawarkan diri untuk membuatkan teh bagi para tamu tetapi Sherine Chong menolaknya. Pelayan tersebut ingat bahwa wanita itu “berbicara sangat sedikit dan tampak seperti sedang stres”.

Pelayanan itu kemudian meninggalkan kamar. Diyakini tidak ada orang lain yang memasuki kamar tersebut kecuali keenam orang itu. Polisi mengatakan tidak tampak adanya tanda-tanda perampokan atau perlawanan.

Polisi kemudian menemukan jejak racun sianida di semua keenam cangkir teh.

Para kerabat yang ditanyai polisi mengatakan pasangan Thi Nguyen Phuong dan Hong Pham Than memiliki bisnis pembuatan jalan dan memberikan sejumlah uang kepada Sherine Chong untuk diinvestasikan dalam sebuah proyek rumah sakit di Jepang.

Polisi menduga  Dinh, seorang penata rias yang berbasis di Da Nang, Vietnam juga “teperdaya” untuk menanamkan uangnya.

Ibu dari Dinh mengatakan kepada BBC bahwa putranya itu berangkat ke Thailand pada hari Jumat dan menelepon ke rumah pada hari Ahad untuk memberitahu bahwa dia akan berada di Thailand lebih lama.

Laporan The Guardian menyebutkan keenam orang itu seharusnya keluar dari hotel pada hari Senin, tetapi tidak melakukannya. Staf hotel tidak dapat memasuki kamar karena terkunci dan berhasil masuk dari pintu lain. Koper-koper mereka ditemukan dalam keadaan sudah dikemas.

Mereka sebenarnya memesan kamar untuk tujuh orang, tetapi yang datang hanya enam. Pihak berwenang masih mencari orang ketujuh.

Polisi membagikan foto-foto yang menunjukkan makanan dan minuman yang dipesan. Sementara makanannya terlihat masih terbungkus rapat plastik tipis, keenam cangkir sudah terpakai.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bangkoksianida
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menlu Turki: Israel Tak Berniat Bawa Perdamaian ke Gaza
Tulisan selanjutnya Rival Satu Partai Kompak Dukung Capres AS Donald Trump

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?