Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mahkamah Agung India Batalkan Larangan Sekolah Islam di Uttar Pradesh

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 November 2024 21:30 9:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 November 2024 05:38
Bagikan
Siswa madrasah di Uttar Pradesh, India
Bagikan

Hidayatullah.com– Mahkamah Agung India, hari Selasa (5/11/2024), membatalkan larangan keberadaan sekolah-sekolah Islam atau madrasah di negara bagian Uttar Pradesh.

Pada bulan Maret, Pengadilan Tinggi Allahabad mencabut undang-undang tahun 2004 yang mengatur sekolah-sekolah madrasah, dengan mengatakan bahwa undang-undang tersebut melanggar prinsip konstitusional sekularisme India, dan memerintahkan semua siswanya harus dialihkan ke sekolah-sekolah konvensional.

Dengan dikesampingkannya perintah Pengadilan Tinggi Allahabad itu, Mahkamah Agung memperbolehkan 25.000 sekolah Muslim untuk beroperasi di Uttar Pradesh, keputusan yang melegakan bagi 2,7 juta siswa dan 10.000 guru di sana.

Hakim ketua D.Y. Chandrachud di persidangan mengatakan bahwa undang-undang yang mengatur tentang sekolah madrasah itu justru “sejalan dengan kewajiban positif pemerintah negara bagian untuk menjamin hak anak mendapatkan pendidikan yang memadai”.

Partai nasionalis Hindu Bharatiya Janata (BJP) yang dipimpin Perdana Menteri Narendra Modi, yang juga menjadi partai pemerintah di negara bagian Uttar Pradesh, sudah mengubah ratusan madrasah menjadi sekolah konvensional di negara bagian Assam di bagian timur laut India.

Baca Juga

Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid

Warga Muslim dan kelompok-kelompok peduli hak asasi manusia menuding sejumlah anggota BJP dan afiliasinya mempromosikan ujaran kebencian anti-Muslim dan melakukan aksi main hakim sendiri, serta menghancurkan properti-properti milik Muslim.

Modi dan BJP membantah adanya diskriminasi agama di India, dengan mengatakan bahwa pemerintahan mereka membangun untuk semua kelompok di dalam masyarakat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IndiamadrasahMuslimUttar Pradesh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lebih dari 30 Orang Syahid dalam Serangan ‘Israel’, RS Kembali Jadi Sasaran
Tulisan selanjutnya Polisi Jerman Tangkap 8 Anggota Kelompok Militan Sayap Kanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hujan Deras Merendam Bangkok

Berita
26 September 2026 16:39
Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
Saudi Jatuhkan 2 Drone dan 2 Misil Houthi
Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot

1 Oktober 2026 14:54
Perdana Menteri Qatar Al-Thani
Berita

Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi

1 Oktober 2026 12:29
Berita

Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China

1 Oktober 2026 06:53
Berita

Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq

30 September 2026 21:34
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?