Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribuan Pengungsi Anak Berusaha Mencapai Inggris dengan Cara Berbahaya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Januari 2020 18:18 6:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Januari 2020 18:18
Bagikan
Pengungsi anak di Valika Kladusa, Bosnia, meminta agar perbatasan dengan Kroasia dibuka.
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari 10.000 anak tanpa pendamping diyakini telah memasuki wilayah Inggris selama kurun satu dekade terakhir dengan menggunakan berbagai metode berbahaya, seperti bersembunyi di bagian belakang truk lori, menurut analisis terbaru. Hal ini menimbulkan pertanyakan terhadap pendekatan yang dipakai oleh Kementerian Dalam Negeri Inggris.

Meskipun pihak Kemendagri mengatakan bahwa banyaknya jumlah kedatangan itu merupakan bukti kemurahan hati negara Inggris, tetapi para pengacara mengatakan para kenyataannya 90% dari anak-anak itu masuk ke Inggris secara ilegal dan dengan demikian membahayakan nyawa mereka.

Riset tersebut, dilakukan oleh Safe Passage, menyusul pemungutan suara di House of Commons yang menolak proposal untuk melanjutkan perlindungan bagi pengungsi anak dalam RUU kesepakatan penarikan diri dari Uni Eropa yang diperbarui redaksinya.

Statistik resmi terbaru menunjukkan 12.248 anak-anak tanpa pendamping telah diberikan perlindungan di Inggris sejak 2010. Jumlah tersebut, kata Kementerian Dalam Negeri, menunjukkan “catatan membanggakan terkait bantuan terhadap anak-anak yang rentan,” lapor The Guardian Sabtu (11/1/2020).

Akan tetapi faktanya, hanya sekitar 700 anak saja yang tiba di Inggris melalui skema pemerintah yang menawarkan jaminan keamanan bagi pengungsi anak di bawah umur.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Sungguh mengenaskan pemerintah dengan bangga mengklaim telah membantu ribuan anak, padahal sebagian besar dari mereka menempuh perjalanan yang teramat sulit untuk mencapai pesisir-pesisir negara kita,” kata Jannie Walker, pimpinan Safe Passage Inggris bidang legal dan kedatangan.

Audit yang dilakukan oleh frima-firma hukum yang mewakili para pengungsi anak pencari suaka menunjukkan bahwa 9 dari 10 anak-anak di bawah umur yang memasuki Inggris secara ilegal melakukannya dengan menumpang truk lori atau sejenisnya.

Kantor Kemendagri tidak mengungkap bagaimana ribuan anak yang diklaim telah ditolongnya itu mencapai wilayah Inggris.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Liberia Kembalikan Sampah Plastik Berbahaya ke Yunani
Tulisan selanjutnya Vatikan Kirim Pengganti Uskup Agung Tersangka Pencabulan Sejumlah Pria di Prancis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?