Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Replika Pedang Harry Potter Dianggap Melanggar UU Kepemilikan Senjata di Jepang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Desember 2024 15:10 3:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Desember 2024 15:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Replika pedang berukuran asli yang dijual sebagai suvenir di sebuah pameran bertema Harry Potter di Tokyo, ditarik karena dianggap melanggar undang-undang tentang kepemilikan pengendalian senjata di Jepang.

Pedang stainless steel bergagang kayu sepanjang 86 cm itu, menurut promosi yang dimuat di website Warner Bros, merupakan replika otentik dari pedang Godric Gryffindor.

Namun, bagian ujung pedang dinyatakan cukup tajam sehingga polisi Jepang pada bulan November memberitahukan pihak Warner Bros bahwa kepemilikannya tanpa izin khusus dianggap ilegal berdasarkan UU tahun 1958 tentang kepemilikan senjata api dan senjata tajam.

Lebih dari 350 pedang replika itu sudah terjual – dengan harga satuan 30.000 yen (US$200) – antara Mei 2023 dan April 2024. Namun, polisi sepertinya baru menyadari kemungkinan ilegalitasnya belum lama ini.

Warner Bros, dengan alasan “masalah distribusi”, lewat websitenya dalam bahasa Inggris dan Jepang membuat pengumuman berisi permintaan supaya para pembelinya segera menyerahkan pedang tersebut dan akan uang yang sudah mereka bayarkan akan dikembalikan.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Sejumlah pedang yang ditawarkan lewat pasar online di Jepang juga tampak sudah dihapus, lansir The Guardian Selasa (3/12/2024).

Di dalam cerita fiksi Harry Potter and the Chamber of Secrets, pedang itu disebut berusia 1.000 tahun dan dibuat atas pesanan pendiri sekolah penyihir Hogwarts.

UU kepemilikan senjata yang tergolong ketat di Jepang membantu menekan angka kriminalitas di negeri sakura itu. Dalam setahun hanya terjadi segelintir insiden penembakan, yang biasanya melibatkan anggota geng Yakuza.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Harry PotterJepang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya WNI Asal Bangkalan Madura Terbebas dari Hukuman Mati di Saudi
Tulisan selanjutnya Iran Lepaskan Rapper Toomaj Salehi Setelah Hukuman Matinya Dibatalkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?