Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amerika Serikat Cabut Visa Semua Pemegang Paspor Sudan Selatan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 April 2025 18:43 6:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 April 2025 18:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mengumumkan bahwa AS akan segera mencabut visa yang dikeluarkan untuk semua pemegang paspor Sudan Selatan karena negara Afrika itu menolak untuk menerima warganya yang diusir dari AS.

Rubio, dalam sebuah pernyataan yang dirilis hari Sabtu (5/4/2025), menambahkan bahwa AS juga akan menolak kedatangan semua warga Sudan Selatan di seluruh pintu masuk wilayah AS, lansir BBC.

Rubio menyalahkan kegagalan pemerintahan trasisi Sudan Selatan yang dari waktu ke waktu enggan menerima warganya yang direpatriasi dari Amerika Serikat.

“Sudah saatnya Pemerintahan Transisi Sidan Selatan berhenti memanfaatkan Amerika Serikat,” kata Rubio dalam pernyataannya.

“Setiap negara harus menerima kembali kepulangan warganya dari waktu ke waktu ketika negara lain, termasuk Amerika Serikat, berupaya menyingkirkan mereka,” imbuh Rubio.

Baca Juga

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Keputusan pencabutan visa Amerika Serikat itu diambil di tengah kekhawatiran perang saudara akan pecah di Sudan Selatan.

Pada 8 Maret, Amerika Serikat memerintahkan semua staf non-kedaruratan keluar dari Sudan Selatan karena bentrokan senjata semakin sering terjadi di mana-mana.

Orang-orang Sudan Selatan di Amerika Serikat sebelumnya mendapatkan Temporary Protected Status (TPS), yang memungkinkan mereka untuk bermukim di AS selama waktu tertentu.

TPS bagi orang Sudan Selatan di Amerika Serikat akan berakhir pada 3 Mei 2025.

Sudan Selatan merupakan negara termuda, yang memproklamasikan kemerdekaannya pada 2011 setelah melepaskan diri dari Sudan.

Namun, dua tahun kemudian, menyusul pertikaian antara Presiden Salva Kiir dan Wakil Presiden Riek Machar, ketegangan politik itu berubah menjadi adu senjata antara warga pendukung Kiir dan Machar, yang sejauh ini sudah merenggut nyawa lebih dari 400.000 orang dan menyebabkan jutaan orang terpaksa mengungsi.

Kesepakatan pembagian kekuasaan pada 2018 berhasil membuat kedua kubu berhenti saling serang, tetapi bagian-bagian kunci dari kesepakatan itu belum diimplementasikan – termasuk konstitusi baru, pemilihan umum dan reunifikasi kelompok-kelompok bersenjata menjadi angkatan bersenjata tunggal negara Sudan Selatan.

Kekerasan sporadis antaretnis dan kelompok-kelompok lokal masih terus terjadi di negara itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatpasporsudan selatanvisa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya persatuan ulama muslim internasional Fatwa Ikatan Ulama Internasional: Wajib Intervensi Militer, Jihad Fisik dan Lanjutkan Boikot
Tulisan selanjutnya Jerman Perbanyak Drone Peledak dalam Gudang Persenjataannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

31 Agustus 2026 17:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?