Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pria Belanda Biang Kerok Skandal Daging Kuda Eropa Diringkus di Spanyol

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2019 20:33 8:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Agustus 2019 11:05
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pria Belanda yang divonis penjara di Prancis terkait skandal daging kuda di Eropa tahun 2013 berhasil ditangkap di Spanyol. Pria itu, yang diidentifikasi sebagai Jan Fasen, ditangkap atas permintaan otoritas Prancis.

Dilansir RFI Rabu (31/7/2019), menurut koran harian Belanda De Gazet van Anterpen, Faser tinggal di sebuah vila besar di kota kecil Schoten, Belgia.

Fasen merupakan satu dari empat terdakwa yang divonis bersalah mengelabui sebuah perusahaan Prancis saat menjual 500 ton daging kuda yang disamarkan sebagai daging sapi, yang harganya lebih mahal.

Perusahaan Prancis itu menjual makanan beku ke 28 perusahaan berbeda di 13 negara Eropa.

Skandal tersebut bermula di Inggris pada tahun 2013.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut otoritas kesehatan, mengkonsumsi daging kuda tidak membahayakan kesehatan. Namun, kepercayaan konsumen terhadap produk-produk makanan beku hancur akibat skandal itu.

Menyusul terungkapnya daging kuda yang disamarkan sebagai daging sapi itu, pada tahun 2013 supermarket di seantero Eropa menarik dari rak-rak mereka jutaan produk makanan beku seperti lasagna dan bola-bola daging.

Aparat meringkus Fasen di kawasan resor pantai Calpe dekat Benidorm, Spanyol, pada 23 Juli atas permintaan Prancis.

Pengadilan Nasional Spanyol yang berada di Madrid sekarang harus memutuskan apakah akan mengizinkan ekstradisinya.

Pihak berwenang Spanyol juga sedang menyelidiki Faser dalam kasus serupa, yang terungkap pada tahun 2017. Di Spanyol dia dituduh memimpin sebuah geng yang menjual daging kuda tidak layak konsumsi ke berbagai negara Eropa.

Menurur Garda Sipil, setelah ditahan Faser dibebaskan dengan uang jaminan sambil menunggu proses persidangan.

Keseluruhan ada Faser65 orang ditangkap sebagai bagian dari penyelidikan kasus Faser itu, termasuk pemilik rumah jagal, dokter hewan dan petani ternak.

Di Belanda sendiri, Faser dinyatakan bersalah dalam kasus serupa pada tahun 2012.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:daging kudaEropaPrancisSpanyol
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Ajak Bersyukur: Arab Saudi Berkali-kali Memuji Jamaah Indonesia 
Tulisan selanjutnya China Perintahkan Untuk Hapus Gambar dan Tulisan Arab di Penanda Toko-toko Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?