Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dana Seret Sekjen PBB Minta Negara Anggota Bayar Kontribusi Penjaga Perdamaian

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Mei 2025 18:20 6:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Mei 2025 18:20
Bagikan
Pasukan Penjaga Perdamaian PBB UNIFIL 2
Bagikan

Hidayatullah.com– Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa António Guterres, hari Selasa (13/5/2025), mengatakan bahwa operasi penjaga perdamaian PBB hanya akan kuat apabila negara-negara anggotanya berkomitmen untuk menunaikan kontribusi finansial mereka.

Departemen penjaga perdamaian PBB saat ini memimpin operasi di 11 negara seperti Kongo, Republik Afrika Tengah, Sudan Selatan, Lebanon, Siprus, dan Kosovo.

Anggaran untuk sembilan dari operasi tersebut selama tahun fiskal yang berakhir pada tanggal 30 Juni berjumlah $5,6 miliar, 8,2% lebih rendah dari tahun sebelumnya. Masing-masing dari 193 negara anggota PBB secara hukum berkewajiban untuk memberikan kontribusi finansial terhadap operasi tersebut.

Guterres berpendapat bahwa dengan anggaran yang setara hanya sebagian kecil dari pengeluaran militer global — sekitar setengah persen — pasukan penjaga perdamaian PBB tetap menjadi salah satu operasi yang paling efektif dan hemat biaya untuk membangun perdamaian dan keamanan internasional.

“Namun, itu hanya akan kuat apabila negara-negara anggota menunjukkan komitmennya,” imbuh Guterres, saat menyampaikan pidato pembukaan konferensi para menteri di Jerman selama dua hari untuk mendiskusikan masa depan program penjaga perdamaian.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

“Sayangnya, operasi penjaga perdamaian menghadapi masalah likuiditas yang serius. Sangat penting bagi semua negara anggota untuk menghormati kewajiban keuangan mereka, membayar kontribusi mereka secara penuh dan tepat waktu,” kata Sekjen PBB itu seperti dilansir Associated Press.

Guterres tidak memberikan penjelasan lebih lanjut tentang masalah tersebut, tetapi mengakui bahwa “ini adalah masa yang sulit bagi pendanaan pekerjaan kita secara menyeluruh.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:PBBpenjaga perdamaian
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lamno, Mata Biru Terakhir dari Aceh yang Terlupakan
Tulisan selanjutnya Putri Bos Uang Kripto Lolos dari Penculikan di Paris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?