Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Saudi Kutuk “Operasi Rising Lion” Israel, Sebut Pelanggaran Kedaulatan Iran

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Juni 2025 15:03 3:03 pm
Ahmad
Dipublikasikan 13 Juni 2025 14:57
Bagikan
Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman menerima Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di Riyadh
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Arab Saudi secara resmi mengecam serangan udara Israel ke Iran yang dikelompokkan dalam operasi bernama “Operasi Rising Lion”.

Dalam pernyataan resmi di akun X @KSAMOFA, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengutuk tindakan tersebut sebagai serangan militer, yang melemahkan kedaulatan dan keamanannya serta pelanggaran nyata hukum internasional.

“Kerajaan Arab Saudi menyampaikan kutukan dan kecaman keras atas serangan terang-terangan ‘Israel’ terhadap Republik Islam Iran, yang merusak kedaulatan dan keamanannya dan merupakan pelanggaran dan pelanggaran yang jelas terhadap hukum dan norma internasional,” demikian bunyi pernyataan di akun X @KSAMOFA, Jumat (13/6/2025).

Saudi menegaskan bahwa eskalasi militer di kawasan hanya akan meningkatkan risiko ketidakstabilan regional, merugikan masyarakat sipil, dan mengancam upaya diplomasi.

Baca Juga

Amerika Tutup Misi Diplomatik di Medan dan Kota Lain di Beberapa Negara
Suhu Udara Panas Menyulut Kebakaran di Pangkalan Militer Iraq
Pemimpin Hizbullah Bersedia Bertemu dengan Pemimpin Suriah
Kemenhaj Siapkan Sanksi Tegas Bagi Biro Umrah yang Telantarkan Jamaah
‘Israel’ Siapkan Invasi Besar-Besaran di Tepi Barat, Ancam Perlakukan Seperti Gaza

Dalam pesannya, Riyadh mendesak semua pihak untuk menahan diri maksimal dan kembali ke jalur dialog. “Kerajaan menegaskan posisi tetapnya menolak perluasan konflik dan eskalasi yang dapat menggoyahkan keamanan serta stabilitas kawasan,” jelas pernyataan resmi Saudi.

Arab Saudi menyampaikan kecaman itu atas beberapa alasan utama: Solidaritas Muslim dan regional kareena Iran dipandang sebagai negara sesama Muslim yang berperan penting di kawasan.

sebagaimana diumumkan oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan juru bicara militer IDF, penjajah meluncurkan” Operasi Rising Lion”, yang diklaim sebagai serangan preventif intensif yang ditujukan program nuklir Iran, termasuk fasilitas pengayaan Natanz, Pusat pengembangan rudal balistik, seperti di sektor Isfahan, komando militer penting, meliputi bunker kendali dan target komandan tinggi IRGC.

Termasuk menarget individu kunci, di antaranya dua ilmuwan nuklir senior dan tokoh militer Iran, termasuk Mayjen Hossein Salami dan Mayjen Mohammad Bagheri.

Serangan juga melibatkan lebih dari 200 jet tempur dan puluhan drone, menabrak sejumlah daerah sipil serta instalasi strategis di Teheran.

Netanyahu menyebut ini sebagai “tindakan tegas untuk meredam ancaman eksistensial Iran,” dan bahwa operasi akan berlanjut “selama diperlukan,” sambil Israel menaikkan status darurat negara untuk menghadapi kemungkinan balasan rudal dan drone dari Teheran.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiiranisraelOperasi Rising Lionserangan udara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Produk Permen Amerika Serikat Ini Berisiko Merusak DNA dan Menyebabkan Kanker
Tulisan selanjutnya Zionis Sebut Serangan “Operasi Rising Lion” terkait Ancaman Nuklir Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Demo Pro-Palestina Sambut Kedatangan Netanyahu di Gedung Putih

Berita
29 Juli 2026 13:39
Kedubes Amerika Serikat di Berbagai Negara Timur Tengah Imbau Warganya Tinggalkan Kawasan Itu
‘Masjidnya Rasulullah Berfungsi sebagai Sekretariat Negara’
Bawa Bom Rakitan Wanita Meledakkan Dirinya di Sebuah Restoran di Moskow
Hackney London Mulai Akhiri Hubungan Kota Kembar dengan Haifa ‘Israel’

Terbaru

  • Amerika Tutup Misi Diplomatik di Medan dan Kota Lain di Beberapa Negara
  • Suhu Udara Panas Menyulut Kebakaran di Pangkalan Militer Iraq
  • Pemimpin Hizbullah Bersedia Bertemu dengan Pemimpin Suriah
  • Kemenhaj Siapkan Sanksi Tegas Bagi Biro Umrah yang Telantarkan Jamaah
  • ‘Israel’ Siapkan Invasi Besar-Besaran di Tepi Barat, Ancam Perlakukan Seperti Gaza
  • Ukraina Tidak akan Pernah Bergabung dengan NATO, Kata Mantan Jenderal Ternama
  • Menguak Penyebab Kerusuhan Hindu dan Muslim di Nepal
  • Wisuda Perdana SMI Semarang, Belasan Mualaf Terima Bantuan Alat Shalat
  • Rektor UIN Tulungagung: Jangan Jauhkan Anak dari Masjid
  • Gelombang Kekerasan Pemukim Ilegal ‘Israel’ Kini Menyasar Gereja Armenia di Tepi Barat yang Diduduki

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ukraina Tidak akan Pernah Bergabung dengan NATO, Kata Mantan Jenderal Ternama

4 Agustus 2026 18:19
Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah (YAWASH) menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah shalat kepada belasan mualaf di Sekolah Mualaf Indonesia (SMI) Jalan Sendangguwo, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/7/2026).
Berita

Wisuda Perdana SMI Semarang, Belasan Mualaf Terima Bantuan Alat Shalat

4 Agustus 2026 14:56
Berita

Rektor UIN Tulungagung: Jangan Jauhkan Anak dari Masjid

4 Agustus 2026 07:00
Berita

Gelombang Kekerasan Pemukim Ilegal ‘Israel’ Kini Menyasar Gereja Armenia di Tepi Barat yang Diduduki

4 Agustus 2026 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?