Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kementerian Agama Yordania Tutup Markaz Syeikh Al-Albani

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2025 17:01 5:01 pm
Ahmad
Dipublikasikan 22 Oktober 2025 18:15
Bagikan
Markaz Al-Albani untuk Studi dan Penelitian di ibu kota Amm
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Yordania memutuskan untuk menutup   Markaz Al-Albani untuk Studi dan Penelitian di ibu kota Amman serta menghentikan seluruh aktivitasnya.

Keputusan itu diumumkan oleh Kementerian Wakaf, Urusan Islam, dan Tempat Suci dengan alasan bahwa pusat tersebut “melakukan kegiatan dan menyebarkan pemikiran yang bertentangan dengan pandangan keagamaan umum di masyarakat Yordania, serta menyentuh prinsip-prinsip nasional dan akidah.”

“Ideologi yang disebarkan Markaz Al-Albani dapat menimbulkan perpecahan di kalangan umat Muslim, bahkan berpotensi menimbulkan konflik di masyarakat pedesaan,” ujar Muhammad Al-Khalayleh.

Dalam keputusan yang ditandatangani oleh  Menteri Wakaf, Muhammad Al-Khalayleh, disebutkan bahwa kegiatan lembaga itu “dapat merusak persatuan nasional, mengganggu keberagaman budaya dan sosial, serta bertentangan dengan visi kementerian yang berupaya memperkuat nilai moderasi dan dakwah yang bijak.”

Markaz Al-Albani didirikan pada tahun 2011, dan dikenal sebagai salah satu lembaga kajian penting bagi kalangan salafi di Yordania.

Baca Juga

Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Penutupan ini segera memicu  perdebatan luas di kalangan keagamaan dan politik, terutama dari pihak yang menilai keputusan tersebut sebagai langkah pembatasan kebebasan berpendapat.

Beberapa anggota parlemen mengajukan pertanyaan resmi kepada pemerintah terkait alasan penutupan lembaga tersebut.

“Kita di Yordania dikenal mampu menampung berbagai aliran dan pemikiran Islam. Tidak semestinya perbedaan pandangan menjadi alasan untuk menutup lembaga keilmuan,” ujarnya anggota parlemen dari  Partai Front Aksi Islam,  Ahmad Al-Raqab dalam surat terbuka kepada Menteri Wakaf dikutip laman Arabi21.

Al-Raqab juga menekankan bahwa seharusnya “bahasa dialog dan nasihat digunakan tanpa sikap berlebihan atau ketidakadilan.”

Sementara itu, rekannya dari fraksi yang sama,  Nashir Al-Nawasirah, menilai penutupan tersebut sebagai bagian dari “pembatasan terhadap kebebasan umum dan kebebasan keagamaan.”

Ia mempertanyakan apakah kebijakan seperti itu “akan memperkuat atau justru melemahkan persatuan internal.”

Kementerian Wakaf  belum memberikan penjelasan publik terkait rincian pelanggaran atau alasan administratif di balik keputusan tersebut. Upaya  Arabi21 untuk mendapatkan tanggapan dari Menteri Al-Khalayleh juga belum membuahkan hasil.

Mantan menteri Yordania  Bassem Al-Amoush  mengkritik keputusan itu, menyebutnya sebagai “usaha menghapus satu arus Islam moderat demi mengangkat yang lain.”

Dalam rekaman video, ia menegaskan, “Jangan sampai kita mengulang sejarah kelam pengadilan inkuisisi terhadap Imam Ahmad bin Hanbal. Menyingkirkan arus ilmiah yang seimbang seperti ini adalah kesalahan besar.”

Sebagian analis menilai keputusan ini juga berkaitan dengan  perbedaan sikap politik  di kalangan ulama salafi terkait  perang di Gaza dengan . Salah satu tokoh utama pusat tersebut,  Syeikh Masyhur Hasan Al-Salman , dalam ceramahnya menyatakan dukungan terhadap para pejuang perlawanan di Gaza.

https://youtu.be/4G-To3lZ6qI?si=8pzxpEgmLTZwa4UL

Dalam ceramahnya ia mengatakan,  “Seandainya kita benar-benar bebas dan memiliki kehormatan, kita seharusnya berada di sana (di Gaza). Tidak pantas kehidupan berjalan normal sementara umat Islam diserang.”

Syeikh Al-Salman juga menegaskan bahwa perbedaan menyikapi kelompok Hamas tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan penderitaan rakyat Palestina, dengan mengutip pernyataan Syeikh Albani sendiri yang pernah menyebut,  “Seluruh umat Islam berdosa jika berdiam diri atas apa yang terjadi di Palestina.”

Namun pernyataan Syeikh Al-Salman ini memicu kritik sebagian pihak yang menuduh salafi telah “bergeser menjadi kelompok politik” dan menuduk  jami  bahkan menuduh pusat tersebut berubah menjadi lembaga “sururi” yang mendukung demonstrasi dan menasihati penguasa secara terbuka.

Menanggapi tuduhan tersebut,  Syeikh Muhammad Yusuf Khushan, salah satu pengajar di pusat itu, menolak anggapan bahwa lembaga tersebut mengajarkan ekstremisme. Ia menegaskan, “Markaz Al-Albani tidak menyerukan partai, takfir, revolusi, atau kekerasan. Kami justru mendorong masyarakat untuk taat kepada pemerintah dalam hal kebaikan.”

Menurutnya, lembaga itu merupakan “penyeimbang dan penjaga stabilitas negara,” serta berperan sebagai  “katup pengaman bagi Yordania”  di tengah perbedaan pandangan keagamaan yang ada.

Yordania secara strategis menjaga hubungan damai dan kerjasama dengan penjajah ‘Israel’ karena faktor keamanan dan ekonomi. Namun secara politik publik dan domestik, Yordania juga menghadapi tekanan dari rakyatnya sendiri (yang maroritas pengungsi Palestina).

Sebaliknya, pada April 2025, Yordania bahkan membekukan kegiatan cabang Ikhwanul Muslimin sebagai partai oposisi terbesar, dan menyatakan bahwa “kelompok itu secara resmi dilarang”.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASHeadlinekota AmmanMarkaz Syeikh Al-AlbanipalestinaSalafisalafi jordanyordania
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komentar negatif perundungan dan bullying di media sosial Setahun Kepemimpinan Prabowo, Kemkomdigi Tegaskan Takedown Konten Negatif
Tulisan selanjutnya Riset: Kebiasaan Selfie Ibu Mempengaruhi Minat Operasi Plastik Anak Remaja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kajian

Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution

Kajian
30 Juni 2026 22:36
Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah
Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman

Terbaru

  • Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
  • Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
  • Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
  • Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
  • Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
  • Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
  • MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
  • Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran

25 Juni 2026 15:21
Berita

Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan

25 Juni 2026 15:06
Berita

Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya

25 Juni 2026 13:06
Berita

Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

25 Juni 2026 12:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?