Hidayatullah.com– Regulator keselamatan penerbangan Uni Eropa, hari Kamis (12/2/2026), mendesak maskapai penerbangan negara-negara Uni Eropa untuk menghindari wilayah udara Iran sampai 31 Maret, mengatakan pihaknya memperpanjang peringatan dini yang disampaikan sebelumnya.
“Kehadiran dan kemungkinan penggunaan berbagai macam senjata dan sistem pertahanan udara, ditambah dengan respons yang tidak dapat diprediksi … menimbulkan risiko tinggi bagi penerbangan sipil yang beroperasi di semua ketinggian dan level penerbangan,” kata European Union Aviation Safety Agency dalam sebuah buletin seperti dilansir Reuters.
Negara-negara kuat dunia dan kawasan itu khawatir kegagalan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran perihal nuklir Teheran dapat menyulut konflik yang melebar ke negara-negara penghasil minyak di kawasan tersebut.
Iran bersumpah akan membalas serangan apa pun yang ditujukan kepadanya dan memperingatkan negara-negara tetangganya bahwa mereka berada di dalam jangkauan bidik Teheran apabila mereka terlibat dalam serangan itu.*




