Hidayatullah.com–Sebuah rumah sakit di kota Herat menerima sejumlah jasad dan korban luka akibat diberondong peluru sekelompok orang bersenjata yang menarget warga sipil di sebuah tempat piknik di bagian barat Afghanistan, kata para pejabat dan dokter setempat.
Dilansir BBC Sabtu (11/4/2026), terdapat beberapa laporan berbeda tentang jumlah korban jiwa dalam serangan di distrik Enjil Provinsi Herat hari Jumat tersebut. Seorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri Taliban mengatakan tujuh orang kehilangan nyawa, sementara seorang pejabat provinsi mengatakan empat orang tewas.
Sejauh ini belum ada kelompok yang mengaku sebagai pelakunya.
“Sekelompok orang tak dikenal bersenjata” mengendarai beberapa sepeda motor melepaskan tembakan di dekat desa Deh Mehri, kata seorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri.
Seorang dokter dari sebuah rumah sakit di Provinsi Herat mengatakan kepada BBC bahwa para korban merupakan etnis Hazara penganut Syiah.
Dokter itu mengatakan para korban pergi ke sebuah tempat ziarah untuk piknik. Dia menyebutkan angka korban lebih tinggi dibandingkan keterangan resmi pejabat pemerintah, mengatakan bahwa 12 orang tewas dan 12 lainnya terluka.
Penganut Syiah di Afghanistan kebanyakan orang Hazara, etnis yang termasuk minoritas di negeri itu.
Ahmadullah Muttaqi, kepala bidang informasi dan kebudayaan pemerintahan Taliban di Provinsi Herat, mengatakan insiden penembakan terjadi sekitar pukul 15:00 waktu setempat. Tempat rekreasi itu biasanya dipenuhi pengunjung pada hari Jumat.*




