Hidayatullah.com– Pemerintah Iran baru akan memutuskan partisipasi kesebelasan nasional mereka dalam Piala Dunia 2026 setelah mendapatkan respon dari FIFA tentang relokasi pertandingan-pertandingan timnya, kata Menteri Olahraga Ahmad Donyamali said.
Federasi Sepakbola Iran FFIRI menuntut pemindahan lokasi 3 laga Piala Dunia mereka dari Amerika Serikat ke Meksiko, dengan alasan keterlibatan militer Amerika bersama Israel dalam serangan yang menyebabkan peperangan di Timur Tengah saat ini.
Bulan lalu FFIRI mengatakan mereka sedang berdiskusi dengan FIFA perihal perubahan lokasi pertandingan, sementara Kementerian Olahraga Iran memberlakukan larangan bagi tim-tim olahraga nasional dan klub untuk bepergian ke negara-negara yang menunjukkan sikap permusuhan terhadap Teheran sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Akan tetapi, Presiden FIFA Gianni Infantino pekan lalu mengatakan bahwa Iran akan menjalani pertandingan sebagaimana yang dijadwalkan.”Permintaan kami kepada FIFA untuk merelokasi laga-laga Iran dari AS ke Meksiko masih berlaku, tetapi kami belum memperoleh respon,” kata Donyamali kepada kantor berita Turki Anadolu dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan akhir pekan ini seperti dilansir Reuters.
“Apabila diterima, partisipasi Iran dalam Piala Dunia akan pasti, tetapi FIFA masih belum memberikan tanggapan,” ujarnya, seperti dikutip Reuters Sabtu (11/4/2026).
“Sebagai menteri olahraga, bersama dengan Federasi Sepakbola Iran, kami akan memastikan tim sepakbola siap untuk mengikuti Piala Dunia. Namun, keputusan akhir akan dibuat oleh pemerintah kami.”
Iran dijadwalkan berlaga di Grup G di wilayah Amerika Serikat melawan timnas New Zealand dan Belgia di Los Angeles sebelum laga terakhir mereka melawan Mesir di Seattle.
Bulan lalu Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa sementara timnas Iran dipersilahkan berlaga di AS, tetapi pihaknya tidak akan menjamin “kehidupan dan keselamatan” mereka.
Trump kemudian memperjelas komentarnya itu dengan mengatakan bahwa tidak akan ada ancaman terhadap timnas Iran yang berasal dari AS.
“Menurut regulasi FIFA yang berkaitan, keamanan harus diberikan oleh negara tuan rumah,” kata Donyamali.
“Akan tetapi, Piala Dunia akan segera digelar, dan pemberian garansi di masa seperti sekarang ini dipertanyakan,” imbuhnya.
“Berdasarkan keadaan-keadaan tersebut, kemungkinan partisipasi Iran dalam laga-laga Piala Dunia di AS sangat rendah. Namun, apabila ada jaminan keamanan yang selayaknya, pemerintah kami akan memutuskan perihal keikutsertaan Iran dalam Piala Dunia.”
Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara yaitu Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada mulai 11 Juni sampai 19 Juli.*




