Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Turki Batasi Akses Media Sosial, Anak Usia di Bawah 15 Tahun Dilarang

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 23 April 2026 11:44 11:44 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 23 April 2026 12:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Turki baru saja memperkenalkan aturan media sosial baru untuk melindungi anak-anak di dunia maya. Peraturan ini mengikuti sejumlah negara yang sudah mengambil langkah serupa.

Daftar isi
  • Libatkan Orang Tua
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Melansir TRT pada Kamis (23/04/2026), peraturan ini berfokus pada peningkatan keamanan, peningkatan akuntabilitas platform, dan memastikan intervensi yang lebih cepat terhadap konten berbahaya.

Berdasarkan peraturan baru Turki ini, anak di bawah usia 15 tahun tidak akan dapat mendaftar di platform media sosial, dan perusahaan diharuskan untuk menerapkan sistem verifikasi usia ketat.

Penyedia layanan juga diharuskan untuk menawarkan layanan yang berbeda dan sesuai usia bagi pengguna berusia 15 tahun ke atas.

Libatkan Orang Tua

Peraturan tersebut memperkenalkan mekanisme kontrol orang tua yang lebih kuat, mengharuskan adanya alat untuk mengelola pengaturan akun dan membatasi waktu penggunaan layar.

Baca Juga

Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

Perusahaan media sosial akan diwajibkan untuk mengambil langkah-langkah untuk mencegah iklan yang menyesatkan dan mengurangi risiko daring.

Dalam kasus darurat yang berkaitan dengan keamanan nasional, platform besar harus mematuhi perintah penghapusan konten dalam waktu satu jam.

Kewajiban yang lebih ketat akan berlaku untuk platform dengan pengguna harian lebih dari 10 juta di Turki.

Untuk mencegah pelanggaran berulang, platform akan diwajibkan untuk menggunakan kecerdasan buatan untuk memastikan bahwa konten ilegal yang sebelumnya dihapus tidak diunggah kembali.

Peraturan tersebut menetapkan mekanisme penegakan bertahap.

Jika kewajiban tidak dipenuhi, iklan baru di platform akan dilarang.

Jika pelanggaran terus berlanjut, pihak berwenang dapat meminta persetujuan pengadilan untuk mengurangi bandwidth platform sebesar 50 persen dan pada akhirnya hingga 90 persen.

Platform game juga telah dimasukkan, dengan aturan yang melarang game yang tidak diberi peringkat usia yang sesuai.

Platform game luar negeri dengan lebih dari 100.000 pengguna harian akan diwajibkan untuk menunjuk perwakilan hukum di negara tersebut.

Peraturan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan transparan, dengan aturan yang mulai berlaku 6 bulan setelah dipublikasikan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:media sosialTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Drone Israel Tembaki Masjid di Beit Lahia, 5 Syahid Termasuk Anak-Anak
Tulisan selanjutnya Demi Hadapi Ancaman Rusia, Jerman Targetkan Militer Terkuat di Eropa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata

Berita
8 September 2026 14:00
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

Terbaru

  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
  • Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

9 September 2026 11:14
Berita

100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

8 September 2026 23:19
Berita

Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS

8 September 2026 13:17
Yahudi Rusia
Berita

Zionis Migrasikan Ribuan Yahudi ke ‘Israel’, Paling Banyak dari AS dan Rusia

8 September 2026 09:02
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?